Penelitian ini menggunakan metodologi yang terdiri dari tiga proses utama: input, simulasi, dan output. Tahap input melibatkan pengumpulan dan pengolahan data mentah seperti spesifikasi turbin, pemilihan kapal, koordinat lokasi, dan kondisi lingkungan (cuaca dan kedalaman laut). Data ini kemudian digunakan dalam simulasi yang dimodelkan menggunakan kode pemrograman Python, yang mencakup proses routing menggunakan algoritma A*, konfigurasi modul di kapal, simulasi loadout/unloading, voyages (pelayaran), dan fueling (pengisian bahan bakar) menggunakan analisis Monte Carlo. Output dari simulasi ini berupa estimasi waktu dan biaya transportasi dan logistik, yang dihitung berdasarkan durasi kejadian dan biaya yang telah ditetapkan, dengan beberapa penyederhanaan asumsi terkait perubahan harga dan biaya keterlambatan. Tinjauan literatur juga dilakukan untuk mengumpulkan referensi dan penelitian sebelumnya terkait topik penelitian.