Penelitian ini, yang dimulai pada tahun 2024, berfokus pada studi kasus di intake Cibangoak, DAS Citarum-Majalaya, yang merupakan sumber air baku bagi PDAM Tirta Raharja. Metodologi penelitian meliputi penentuan wilayah studi berdasarkan pemanfaatan Sungai Citarum oleh PDAM dan kerentanan terhadap banjir, studi literatur untuk memperoleh informasi relevan, pengumpulan data primer (curah hujan, tinggi muka air, kualitas air, debit) dan sekunder (topografi, tutupan lahan, jenis tanah, data curah hujan dan debit historis, klimatologi, kekeruhan, TDS, TSS). Selanjutnya, data dianalisis untuk mengidentifikasi variabilitas iklim, debit (primer dan sekunder menggunakan model SWAT), serta memisahkan pengaruh variabilitas iklim dan perubahan tutupan lahan terhadap debit menggunakan pendekatan "one factor at a time" dan flow duration curve (FDC). Terakhir, dilakukan analisis regresi dan korelasi untuk memahami hubungan antar variabel seperti curah hujan dan debit, serta debit dan kekeruhan.