Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jalur transmisi yang optimal dengan menggunakan metode Multi-Criteria Decision Analysis (MCDA) dan analisis pathfinder pada ArcMap. Data dari berbagai sumber seperti kementerian LHK, BIG, BNPB, dan Kemenhub dikumpulkan dan dikonversi menjadi data raster dengan resolusi 350m dan 100m. Setiap kriteria seperti kemiringan lahan, jarak ke bandara dan jalan, penggunaan lahan, fungsi kawasan hutan, kawasan konservasi, bahaya longsor dan gempa bumi, diklasifikasikan ulang dan diberi bobot berdasarkan diskusi dengan ahli PLN. Hasil MCDA berupa layer yang menunjukkan tingkat kesesuaian lahan, kemudian digunakan dalam analisis pathfinder untuk menentukan jalur transmisi antara gardu induk. Jalur yang dihasilkan dibandingkan berdasarkan total biaya kumulatif, di mana jalur dengan resolusi 100m menunjukkan biaya terendah, mengindikasikan kesesuaian terbaik dengan klasifikasi lahan. Jalur referensi dari Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) memiliki biaya tertinggi karena melintasi area yang kurang sesuai, menegaskan keunggulan pendekatan berbasis data dan GIS dalam perencanaan jalur transmisi.