Berdasarkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2023, PT. PLN (Persero) berencana mengembangkan sistem penyaluran tenaga listrik di Indonesia, termasuk di Sulawesi yang sistem transmisinya terbagi menjadi Sulawesi bagian selatan (Sulbagsel) dan utara (Sulbagut), dengan salah satu proyek strategisnya adalah transmisi 150 kV Tambu-Bangkir. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model penentuan jalur transmisi yang optimal dengan mempertimbangkan berbagai kriteria, melalui aplikasi metode Multi Criteria Decision Analysis (MCDA) berbasis GIS, untuk memberikan gambaran detail jalur survei yang diharapkan dapat membantu perencanaan lebih optimal dan menekan *cost overrun*. Studi ini membandingkan hasil MCDA dengan metode yang dilakukan di studi lain serta rencana RUPTL. Penelitian ini berbeda dengan penelitian sebelumnya karena mengimplementasikan MCDA berbasis GIS dalam perencanaan aktual jalur transmisi Tambu-Bangkir, membandingkan hasilnya dengan rencana RUPTL secara kuantitatif, dan mengevaluasi dampak resolusi raster terhadap presisi jalur, serta mengintegrasikannya secara teknis dalam ArcGIS ModelBuilder.