Tesis ini membahas manajemen risiko dalam tahapan produksi gas di Lapangan Gas Senoro JOB Pertamina Medco Tomori Sulawesi, menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Industri hulu migas Indonesia masih menjadi komoditas penting, namun rentan terhadap fluktuasi harga minyak dunia. Pemerintah berupaya mengurangi ketergantungan pada minyak mentah dengan fokus pada industri gas. JOB Pertamina MedcoTomori Sulawesi merupakan salah satu anak perusahaan yang berfokus pada produksi gas di Blok Senoro. Untuk menjaga keberlanjutan produksi gas dan mencegah kejadian berisiko, manajemen risiko terhadap tahap produksi gas di lapangan gas Senoro diperlukan. Analisis eksternal (PESTEL dan Porter's Five Forces) dan internal (7P Marketing Mix) dilakukan untuk memahami situasi JOB Tomori. Hasil analisis SWOT, FGD, benchmarking, dan tinjauan literatur digunakan untuk identifikasi risiko. AHP digunakan untuk mengukur risiko, dengan kategori operasional sebagai prioritas utama. Selain itu, terdapat tiga subkategori risiko tingkat tinggi, yaitu kegagalan operasional, fluktuasi harga minyak dan gas, dan keinginan yang tidak sesuai dengan pembeli mengenai program baru, sehingga perusahaan perlu memfokuskan sumber daya untuk mengurangi ketiga risiko ini.