Tesis ini menganalisis daya dukung sumber daya air permukaan di DAS Citarum Hulu dengan pendekatan spasial, menggunakan integrasi model hydroeconomic SWAT dan DSS WEAP yang didukung ArcGIS. Hasil analisis menunjukkan kebutuhan air total pada tahun 2020 dan 2040 untuk berbagai sektor. Hasil simulasi WEAP menunjukkan defisit air pada bulan Agustus, serta skenario terbaik untuk meningkatkan daya dukung DAS adalah melalui efisiensi irigasi, demand save management, dan bauran domestik. Pengelolaan kebutuhan air yang memperhatikan kondisi spasial dapat lebih optimal mengurangi kekurangan air di hulu DAS.