Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh temperatur tinggi (25–100 °C) terhadap penurunan kekuatan batuan yang telah jenuh air, kondisi yang umum dijumpai di tambang bawah tanah Indonesia yang panas dan tergenang. Dengan sampel beton dan batu pasir, penelitian menguji bagaimana pemanasan merusak struktur mikro batuan—meningkatkan pori, menurunkan densitas dan kekuatan tekan—kemudian memodelkan dampaknya terhadap pergerakan tanah di sekitar lubang bukaan tambang menggunakan software RS2.