Teks ini menjelaskan metodologi penelitian tentang **tata kelola kolaboratif dalam rehabilitasi mangrove** sebagai upaya adaptasi perubahan iklim untuk membangun ketahanan masyarakat pesisir terhadap risiko banjir rob.
**Lokasi Penelitian:** Desa Pantai Bahagia, Muaragembong, Bekasi, dipilih secara sengaja karena tingkat kerentanan tinggi terhadap banjir rob dan kerusakan ekosistem mangrove akibat aktivitas antropogenik.
**Pendekatan dan Desain Penelitian:**
* Menggunakan **pendekatan kualitatif** dengan logika deduktif.
* Menerapkan **studi kasus** untuk mengkaji secara mendalam program rehabilitasi mangrove.
* Berangkat dari **kerangka teori tata kelola kolaboratif oleh Emerson dkk. (2012)** sebagai acuan utama.
* Fenomena sentral adalah tata kelola kolaboratif dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap banjir rob.
**Sasaran Penelitian dan Operasionalisasi Konsep:**
Penelitian ini memiliki tiga sasaran utama yang dioperasionalisasikan menggunakan kerangka Emerson dkk. (2012):
1. **Mengkaji dinamika kolaborasi:** Meliputi *principled engagement* (discovery, definition, deliberation, determination), *shared motivation* (mutual trust, mutual understanding, internal legitimacy, commitment), dan *capacity for joint action* (procedural/institutional arrangements, leadership, knowledge, resources).
2. **Mengidentifikasi tindakan kolaborasi:** Bentuk aktivitas dan hasil kolaborasi dalam rehabilitasi mangrove.
3. **Menganalisis *outcomes***: Hasil tindakan kolaborasi terhadap ketahanan masyarakat (ekologis, sosial ekonomi, infrastruktur, kelembagaan).
**Metode Pengumpulan Data:**
* **Data Primer:**
* **Wawancara mendalam:** Semistruktur dengan pertanyaan terbuka, dilakukan pada informan kunci (pemerintah, NGO, kelompok masyarakat, swasta) yang dipilih melalui *purposive sampling* dan *snowball sampling*.
* **Observasi lapangan:** Pengamatan langsung terhadap individu dan tempat untuk memahami konteks sosial dan kondisi fisik.
* **Data Sekunder:** Diperoleh melalui tinjauan literatur ekstensif dari berbagai dokumen (pemerintah, laporan, peraturan, notulen rapat, artikel, tesis, jurnal, dll.) untuk mendukung dan memperkaya data.
**Metode Analisis Data:**
* **Analisis Deskriptif Kualitatif:** Untuk menggambarkan, menjelaskan, dan menafsirkan fenomena serta menemukan pola dari data yang terkumpul.
* **Analisis Kerangka Integratif Tata Kelola Kolaboratif (Emerson dkk., 2012):** Dilakukan melalui analisis konten (dokumen, wawancara, observasi) dan didukung dengan tabel penilaian sistematis. Penilaian dilakukan secara interpretatif dan komparatif terhadap kesesuaian temuan di lapangan dengan prinsip ideal teori, menggunakan kriteria "sesuai", "belum sepenuhnya sesuai", atau "tidak sesuai".
Penelitian ini juga didukung oleh **diagram alur penelitian** untuk memastikan urutan kerja yang sistematis.