Batubara, sebagai salah satu sumber energi fosil utama di Indonesia, memiliki karakteristik yang dipengaruhi oleh berbagai faktor geologi dan lingkungan pengendapan. Penelitian ini difokuskan pada batubara Formasi Sinamar di Kabupaten Bungo, Jambi, yang memiliki keunikan kandungan resinit tinggi. Resinit, sebagai maseral dari kelompok liptinit, dianggap berperan penting dalam menentukan kualitas batubara, terutama nilai kalorinya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami hubungan antara komposisi maseral (khususnya resinit), lingkungan pengendapan, dan kualitas batubara melalui analisis petrografi organik, proksimat, nilai kalori, dan XRD. Hipotesisnya adalah lingkungan pengendapan mempengaruhi kelimpahan resinit yang terawetkan, yang selanjutnya mempengaruhi kualitas batubara. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan tentang peran resinit dalam kualitas energi batubara dan faktor lingkungan yang mempengaruhinya.