Berikut ringkasan isi teks dalam maksimal 50 kalimat:
Tugas akhir ini, ditulis oleh Muhamad Farhan Haryanto (12121080) dari Program Studi Teknik Pertambangan ITB, menganalisis karakteristik struktur geologi yang mengontrol keberadaan gas radon terlarut di tambang bawah tanah PT Freeport Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memahami hubungan antara konsentrasi gas radon terlarut dengan nilai Rock Quality Designation (RQD) sebagai representasi struktur geologi. Gas radon (Rn), sebagai unsur radioaktif alami dari peluruhan uranium dan thorium, dimanfaatkan sebagai tracer hidrogeologi. Pengambilan sampel dilakukan di 16 lokasi water drill hole di tambang Grasberg Block Cave dan Kucing Liar menggunakan instrumen RAD7 dan RAD H2O. Data konsentrasi dikoreksi terhadap waktu peluruhan dan kelembaban relatif sebelum ditransformasi logaritmik. Metode cokriging digunakan untuk memetakan distribusi spasial gas radon, memanfaatkan korelasi dengan nilai 1/RQD. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi gas radon terlarut bervariasi antara 758 hingga 68.819 Bq/m3. Ditemukan korelasi sangat kuat (r=0.92) antara konsentrasi gas radon terlarut dan nilai 1/RQD. Ini mengindikasikan bahwa intensitas rekahan batuan berkorelasi positif dengan keberadaan gas radon terlarut. Pemodelan cokriging menunjukkan konsentrasi gas radon maksimum berada di area tenggara, terutama di sekitar titik KL04, KL05, dan KL07, yang memiliki nilai 1/RQD tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa intensitas rekahan batuan berperan sebagai jalur utama pergerakan gas radon dalam sistem hidrogeologi tambang bawah tanah. Kata kunci meliputi gas radon terlarut, RQD, cokriging, struktur geologi, tambang bawah tanah, dan hidrogeologi. Tugas akhir ini diajukan sebagai syarat kelulusan Sarjana (S1) di ITB dan hanya dipergunakan untuk keperluan pendidikan dan penelitian di area kampus ITB. Disetujui oleh pembimbing Irwan Iskandar, S.T., M.T., Ph.D. dan Dr. Mont. Andy Yahya Al Hakim, S.T., M.T. pada 25 Juli 2025.