Berikut ringkasan laporan tugas akhir Raisa Priscilia (ITB, 2025) tentang analisis kestabilan lereng low wall tambang batubara PT PQR di Kalimantan Selatan:
Laporan ini bertujuan mengevaluasi kestabilan lereng low wall aktual dan rencana (Life of Mine/LOM) di PT PQR, yang mengalami longsor. Metode Limit Equilibrium (LEM) digunakan dengan software Rocscience Slide 6.0 pada dua penampang kritis (AA dan BB). Hasilnya divalidasi dengan data pemantauan radar SSRXT.
Desain awal LOM tidak memenuhi standar keamanan, dengan faktor keamanan (FK) rendah dan probabilitas kelongsoran (PoF) tinggi pada kedua penampang, baik dalam kondisi statis maupun dinamis. Kondisi aktual saat longsor menunjukkan FK yang lebih rendah, terutama pada kondisi dinamis, dikonfirmasi oleh pergerakan signifikan yang terdeteksi oleh radar SSRXT.
Untuk meningkatkan kestabilan, dilakukan pelandaian lereng. Setelah pelandaian, FK meningkat signifikan dan PoF menjadi 0 pada kedua penampang, dikonfirmasi oleh penurunan drastis deformasi yang terdeteksi radar.
Selanjutnya, dilakukan analisis optimasi geometri lereng untuk memaksimalkan perolehan batubara. Alternatif kedua direkomendasikan karena memberikan FK aman (1,251) sambil meningkatkan volume batubara yang dapat ditambang.
Kesimpulannya, analisis LEM dan validasi dengan radar SSRXT efektif dalam mengevaluasi dan meningkatkan kestabilan lereng low wall. Pelandaian dan optimasi geometri lereng berhasil meningkatkan keamanan dan perolehan batubara.