Tesis sarjana ini menyelidiki sistem surfaktan sulfonat anionik campuran yang ditingkatkan alkali (AOS dan LABS) untuk pemulihan minyak ringan, dengan fokus pada dampak komposisi air garam sintetis terhadap kinerjanya. Studi ini secara sistematis mengevaluasi sistem surfaktan yang ditingkatkan alkali dibandingkan dengan banjir surfaktan konvensional melalui analisis tegangan antarmuka (IFT), perilaku fasa, dan faktor pemulihan minyak. Hasil menunjukkan bahwa penambahan alkali secara signifikan mengurangi IFT ke nilai ultra-rendah dan meningkatkan pemulihan minyak, dengan formulasi paling efektif mencapai faktor pemulihan 13,6% (peningkatan 189,96% dari air garam saja). Namun, studi ini menekankan bahwa salinitas air garam yang optimal dan formulasi yang stabil, terutama terkait konsentrasi kation divalen, sangat penting untuk efektivitas dan stabilitas sistem.