Teks ini menguraikan serangkaian percobaan defosforisasi konsentrat monasit menggunakan High-pressure Plasma Smelting Reduction (HPSR) untuk menguji pengaruh durasi reduksi terhadap karakteristik produk.
Percobaan diawali dengan karakterisasi konsentrat monasit menggunakan XRD (mengidentifikasi mineral dominan seperti monazite-Ce, stentidite-Ce, cerium oxide), XRF (komposisi kimia), dan EPMA (distribusi fasa dan unsur).
Selanjutnya, sampel konsentrat monasit seberat 0,5 gram dibriket. Briket ini kemudian direduksi dalam reaktor plasma HPSR menggunakan campuran gas H2/Ar (perbandingan 1:4, laju alir total 5 L/menit) dengan durasi reduksi bervariasi antara 1, 4, 7, dan 15 menit.
Produk hasil reduksi dikarakterisasi menggunakan SEM-EDS untuk memperoleh gambaran mikrostruktur dan komposisi kimia. Proses ini meliputi penimbangan kehilangan berat, *mounting*, pengamplasan, pemolesan, pembersihan, dan pelapisan emas.
Hasil percobaan menunjukkan bahwa peningkatan durasi reduksi menyebabkan peningkatan kehilangan berat. Analisis komposisi kimia dengan EDS secara signifikan menunjukkan penurunan kadar fosfor (P) dan oksigen (O), disertai peningkatan persentase relatif unsur tanah jarang (REE) seperti Ce, La, dan Nd dalam produk akhir, mengindikasikan keberhasilan proses defosforisasi.