Penelitian ini menguraikan serangkaian percobaan yang bertujuan untuk mereduksi serbuk Titanium Dioksida (TiO2) menjadi logam titanium menggunakan metode Hydrogen Plasma Smelting Reduction (HPSR), dengan fokus pada pengaruh waktu reduksi dan peleburan.
Prosedur diawali dengan karakterisasi serbuk TiO2 menggunakan X-Ray Diffraction (XRD) yang mengidentifikasi fasa anatase. Serbuk kemudian dibriket (0,5 gram, 98% TiO2) dan dikeringkan.
Proses reduksi berlangsung di reaktor plasma skala laboratorium, menggunakan campuran gas H2 dan Ar (rasio 4:1, laju alir total 5 L/menit) sebagai reduktor. Waktu reduksi divariasikan (2,5, 5, 7,5, dan 10 menit) dengan kondisi operasi plasma 35 A dan 40-70 V. Langkah keamanan seperti pengkondisian argon dan pembakaran gas H2 di saluran buang diterapkan.
Setelah reduksi, produk dianalisis untuk mengukur kehilangan berat. Karakterisasi lebih lanjut untuk mikrostruktur dan komposisi kimia dilakukan menggunakan Scanning Electron Microscope Energy Dispersion Spectroscopy (SEM-EDS) di ITB, serta Field Emission Gun SEM (FEG-SEM) di CSIRO, Australia, setelah melalui preparasi sampel yang meliputi mounting, pengamplasan, pembersihan, dan pelapisan konduktif (emas/karbon).
Hasil awal percobaan menunjukkan adanya kehilangan berat pada sampel yang meningkat seiring dengan bertambahnya waktu reduksi, yaitu dari 15,31% pada 2,5 menit hingga 43,80% pada 10 menit.