Studi oleh Muhammad Rifqi Setiawan ini menganalisis emisi gas rumah kaca (GRK) dari aktivitas transportasi mahasiswa ITB, dengan fokus pada CO2, N2O, dan CH4. Metode yang digunakan mengacu pada pedoman inventarisasi pencemaran udara perkotaan dari KLHK, namun mengadaptasi metode CORINAIR Tier 2 untuk CO2 dan N2O, serta data USEPA untuk CH4 karena keterbatasan faktor emisi transportasi spesifik. Hasilnya menunjukkan total emisi GRK mahasiswa per semester sebesar 178.453 tonCO2e, dengan rata-rata 50,24 kgCO2e per mahasiswa dan 71,96 gCO2e/km. Studi ini juga mengeksplorasi kriteria pemilihan moda transportasi menggunakan metode Best-to-Worst, serta menganalisis variasi pilihan transportasi berdasarkan fakultas, jenis kelamin, dan pengeluaran bulanan. Tujuannya adalah menyediakan data untuk kebijakan transportasi berkelanjutan di lingkungan perkotaan. Terakhir, studi ini menyertakan skenario pengurangan GRK berdasarkan tingkat adopsi moda transportasi alternatif yang disukai. Studi ini terbatas pada area kampus ITB dan ditujukan untuk keperluan pendidikan dan penelitian.