Bab ini menguraikan metodologi penelitian, yang menjadi panduan untuk desain penelitian, proses pengumpulan data, dan teknik analisis.
**3.1. Desain Penelitian**
Penelitian ini mengadopsi desain tiga fase berdasarkan kerangka Saunders, Lewis, Thornhill (2019) dan metodologi perencanaan skenario:
* **Fase 1: Definisi Masalah dan Eksplorasi Isu.** Ini melibatkan eksplorasi latar belakang dan masalah, perumusan pertanyaan dan tujuan penelitian, serta tinjauan literatur ekstensif dari data sekunder (jurnal, buku) untuk menetapkan dasar dan kerangka kerja (perencanaan skenario).
* **Fase 2: Pengembangan Skenario.** Penulis akan mengelola proyek secara mandiri. Pengumpulan data akan menggunakan pendekatan mono-metode kualitatif, dengan data primer dari kuesioner, wawancara semi-terstruktur, dan Diskusi Kelompok Terfokus (DKT), didukung oleh data sekunder. Analisis data akan menggunakan analisis tematik dan kerangka PESTLE untuk mengidentifikasi kekuatan pendorong. Narasi skenario akan dikembangkan dan diulang bersama responden kunci, diikuti dengan penentuan implikasi bisnis dan sinyal peringatan dini.
* **Fase 3: Pemanfaatan Skenario.** Skenario yang dikembangkan akan digunakan sebagai dasar untuk menguji strategi diversifikasi korporat saat ini, mengidentifikasi kesenjangan, dan merumuskan rekomendasi perbaikan.
Metodologi penelitian kualitatif dipilih karena kemampuannya untuk mengeksplorasi faktor-faktor ketidakpastian yang sulit dikuantifikasi, durasi penelitian yang terbatas, dan ketersediaan data.
**3.2. Pengumpulan Data**
Penelitian ini mengumpulkan data primer dan sekunder.
* **Pengumpulan Data Primer:** Melibatkan identifikasi pemangku kepentingan (lingkungan kontekstual dan transaksional) dan pemilihan responden kunci menggunakan teknik *purposive sampling*. Responden dipilih berdasarkan pemahaman dan pengalaman mereka yang relevan, mencakup manajemen perusahaan, akademisi, regulator, perwakilan perusahaan lain, dan pakar. Metode pengumpulan data primer meliputi:
* **Kuesioner:** Digunakan di awal untuk mendapatkan jawaban awal dan sebagai dasar persiapan wawancara dan DKT.
* **Wawancara Semi-Terstruktur:** Dilakukan setelah kuesioner untuk klarifikasi dan penggalian informasi lebih dalam, dengan pertanyaan yang fleksibel.
* **Diskusi Kelompok Terfokus (DKT):** Dilakukan sekali setelah kuesioner dan wawancara, berfungsi sebagai forum diskusi dan brainstorming, terutama dalam identifikasi kekuatan pendorong.
* **Pengumpulan Data Sekunder:** Dikumpulkan dari berbagai sumber seperti penelitian sebelumnya, jurnal, kebijakan pemerintah, berita publik, laporan, media sosial, dan data statistik untuk melengkapi data primer.
**3.3. Teknik Analisis Data**
Analisis data akan dilakukan menggunakan **analisis tematik**, sebuah pendekatan kualitatif yang melibatkan pencarian tema dan pola dalam kumpulan data. Prosesnya mencakup meringkas, mengkode, membuat tema, dan menganalisis informasi yang diterima dari responden sesuai dengan tujuan penelitian.