Teks ini membahas pentingnya klasifikasi sumber daya nikel laterit di Indonesia, yang merupakan mineral strategis namun masih menghadapi tantangan dalam hal ketiadaan alat kuantifikasi statistik yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan ketepatan klasifikasi sumber daya nikel laterit, khususnya pada jenis endapan dataran tinggi (plateau) dan pantai (coastal) di Pulau Halmahera, menggunakan analisis geostatistik. Metode utama yang akan diterapkan adalah simulasi kondisional (conditional simulations) dan area spesifik (specific areas) untuk mengevaluasi variabilitas spasial dan efisiensi jarak pengeboran. Dengan membandingkan hasil kedua metode tersebut serta mempertimbangkan kondisi geologi lokal, studi ini berupaya menghasilkan metodologi klasifikasi yang lebih baik, mengoptimalkan jarak pengeboran, dan pada akhirnya memberikan estimasi cadangan yang lebih akurat untuk mendukung pengembangan industri nikel di Indonesia.