Tesis Teguh Satriadi di Institut Teknologi Bandung meneliti bioleaching limbah baterai lithium nikel mangan kobalt oksida (NMC) menggunakan bakteri *Bacillus aryabhattai* strain SKC5 dan *Pseudomonas plecoglossicida* strain SKCSH9 dengan variasi komposisi medium. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efisiensi ekstraksi logam berharga (Li, Ni, Co, Mn, Cu) dari limbah baterai NMC dengan mengoptimalkan medium bioleaching. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan medium dengan 2,8 g/L pirit memberikan hasil ekstraksi logam terbaik untuk kedua jenis bakteri, dimana pirit berperan penting sebagai agen reduktor dan pembentuk senyawa kompleks selama proses bioleaching.