Tesis ini membahas pengembangan model Indeks Kesehatan Generator (IKG) yang komprehensif untuk mengatasi keterbatasan diagnostik tradisional generator yang hanya berfokus pada pengujian komponen spesifik secara offline, sehingga gagal memberikan gambaran menyeluruh tentang kesehatan generator dan menghambat deteksi dini masalah sistemis.
Penelitian ini mengidentifikasi komponen dan parameter penting yang memengaruhi fungsionalitas generator. Dengan menggunakan metode *Analytical Hierarchy Process* (AHP) atau Proses Hirarki Analitis (PHA), penelitian ini secara kuantitatif menentukan faktor pembobotan untuk setiap komponen dan parameter tersebut. Proses penelitian meliputi penentuan kerangka model IKG, pembuatan struktur hierarki komponen dan parameter, penyusunan matriks perbandingan berpasangan, penghitungan faktor pembobotan, serta verifikasi konsistensi penilaian melalui rasio konsistensi. Model IKG yang dikembangkan juga menggabungkan pedoman penilaian berdasarkan tinjauan literatur dan standar internasional.
Hasilnya, model IKG yang komprehensif berhasil dikembangkan. Belitan stator (bobot 0.188), belitan rotor (0.176), dan inti stator (0.166) teridentifikasi sebagai komponen paling kritis yang sangat memengaruhi kesehatan generator secara keseluruhan. Sementara itu, pengujian listrik diakui sebagai parameter dengan dampak terbesar, memiliki bobot tertinggi (0.4437), menekankan perannya yang esensial dalam evaluasi kesehatan. Model ini juga divalidasi dengan data generator dalam berbagai kondisi (baru, normal, derating, dan gangguan) untuk memastikan kesesuaiannya dengan kondisi aktual.
Implementasi model IKG ini diharapkan dapat memperkuat strategi pemeliharaan dan operasional, meningkatkan keandalan serta efisiensi generator di sektor energi, dan membuka jalan bagi praktik manajemen aset yang lebih efektif.
Tesis ini merupakan karya Verdiaz Refikhanata (NIM 23222389) dari Program Studi Magister Teknik Elektro, Institut Teknologi Bandung, diselesaikan pada Desember 2024.