Penelitian ini bertujuan membantu perusahaan dalam proyek internasionalisasi mereka dengan menemukan metode masuk pasar yang paling efektif dalam menangani risiko keuangan. Dengan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan masukan ahli, penelitian ini menyimpulkan bahwa bisnis internasional melibatkan ekspansi ke luar batas negara dengan mempertimbangkan berbagai faktor. Perusahaan dapat memilih strategi seperti ekspor, lisensi, waralaba, usaha patungan, aliansi strategis, dan investasi langsung asing, masing-masing dengan tingkat komitmen dan risiko yang berbeda. Risiko keuangan, yang mencakup risiko pasar, operasional, mata uang, likuiditas, hukum, dan kredit, perlu dikelola melalui identifikasi, penilaian, pemantauan, dan pengendalian. Lisensi dan waralaba dianggap paling efisien dalam menangani risiko keuangan karena modal yang lebih rendah dan pengalihan risiko. Penelitian merekomendasikan perusahaan untuk memahami pasar target, bermitra dengan ahli lokal, memilih strategi masuk pasar yang sesuai, menguji pasar terlebih dahulu, dan menerapkan teknik manajemen risiko keuangan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk pendekatan yang lebih kuantitatif dan fokus pada industri tertentu untuk mengisi kesenjangan pengetahuan.