Teks ini membahas tentang bisnis internasional, yang didefinisikan sebagai aktivitas bisnis lintas negara yang mencakup perdagangan dan investasi internasional. Perusahaan melakukan ekspansi internasional karena alasan strategis (mengejar peluang dan pengetahuan baru) atau reaktif (menanggapi tekanan pasar domestik). Globalisasi, diversifikasi pasar, dan potensi margin keuntungan yang lebih besar menjadi pendorong utama perusahaan untuk go internasional. Beberapa teori yang relevan dengan bisnis internasional, seperti Dunning's Eclectic Paradigm dan model Porter, memberikan kerangka kerja untuk menganalisis kebutuhan dan cara memasuki pasar tertentu. Strategi memasuki pasar mencakup ekspor (langsung dan tidak langsung), lisensi, waralaba, joint venture, dan investasi langsung asing (FDI), masing-masing dengan prosedur dan tingkat risiko yang berbeda. Teks ini juga membahas berbagai jenis risiko keuangan yang terkait dengan bisnis internasional, termasuk risiko pasar, risiko hukum dan regulasi, dan risiko operasional, serta strategi manajemen risiko keuangan seperti hedging, diversifikasi, transfer risiko, pengendalian internal, dan audit. Pilihan strategi memasuki pasar tertentu berbanding lurus dengan risiko keuangan yang harus dihadapi perusahaan.