Penelitian ini berfokus pada peningkatan praktik Green Supply Chain Management (GSCM) di Fish 96, sebuah UKM di bidang budidaya ikan nila di Bandung, Jawa Barat. Penelitian ini mengidentifikasi tantangan bisnis seperti tingkat kematian ikan saat tiba (DOA) yang tinggi, inefisiensi operasional, dan masalah lingkungan. Melalui tinjauan literatur yang komprehensif dan pengumpulan data dari wawancara, kuesioner, dan observasi, penelitian ini mengusulkan model maturitas yang terstruktur untuk mengintegrasikan praktik GSCM ke dalam operasi Fish 96. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fish 96 berada pada tahap awal perjalanan GSCM, dengan sebagian besar praktik belum ada atau baru mulai diimplementasikan. Model maturitas yang diusulkan menawarkan peta jalan yang jelas bagi Fish 96 untuk meningkatkan kinerja GSCM, termasuk adopsi praktik hijau yang komprehensif, peningkatan keterlibatan pemasok, dan langkah-langkah efisiensi yang terfokus. Implementasi rekomendasi ini diharapkan dapat mengurangi biaya operasional, meminimalkan dampak lingkungan, dan meningkatkan hasil sosial, sehingga berkontribusi pada keberlanjutan jangka panjang dan daya saing Fish 96.