Teks ini membahas bahwa produksi baja tahan karat secara konvensional melalui proses dupleks merupakan rute yang panjang, kompleks, dan menghasilkan emisi CO2 yang signifikan akibat penggunaan reduktor berbasis karbon fosil. Untuk mengatasi dampak lingkungan tersebut, penelitian ini mengusulkan dan menguji teknologi Hydrogen Plasma Smelting Reduction (HPSR) sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan dan berpotensi lebih sederhana. Tujuan utamanya adalah untuk memproduksi baja tahan karat AISI seri 300 secara langsung dari campuran bijih nikel laterit dan bijih kromit. Metodologi yang digunakan meliputi studi literatur, simulasi termodinamika, dan eksperimen peleburan briket bijih dalam reaktor plasma dengan memvariasikan proporsi bijih, laju alir gas, serta durasi peleburan, kemudian produknya dianalisis untuk memahami pengaruhnya dan mengestimasi ekstraksi logam.