Metodologi penelitian ini meliputi karakterisasi limbah cair artifisial dan industri sawit, sumber dan aklimatisasi biomassa bakteri anaerob dan ragi, penggunaan bioreaktor, serta metode analisa. Penelitian terbagi dalam beberapa tahap: (I) Pengaruh pengendalian pH dan sterilisasi substrat terhadap pembentukan etanol, menggunakan limbah cair artifisial dan biomassa dari rumen sapi dan lumpur limbah sawit, dengan membandingkan performa bakteri anaerob dan *Saccharomyces cerevisiae*. (II) Pengaruh *flushing* N2 dan penambahan Fe2+ dan Zn2+ pada limbah cair artifisial untuk meningkatkan pembentukan etanol dan memodifikasi produk asidogenesis. (III) Aplikasi kondisi optimal dari tahap II pada limbah cair industri sawit, menguji pengaruh *flushing* N2 dan kombinasi Fe2+ dan Zn2+ terhadap pembentukan etanol. (IV) Identifikasi dan isolasi konsorsium bakteri pada kondisi optimal pembentukan etanol melalui analisis molekuler 16S rRNA. Parameter yang diukur meliputi COD, VSS, pH, etanol, dan asam-asam lemak volatil, dianalisis dengan metode SM, GC, dan HPLC. Kinetika fermentasi asidogenesa juga dihitung.