Teks ini menyajikan data dan pengolahan terkait karakteristik material dan pemantauan getaran pada lereng Quarry A untuk analisis kestabilan.
**1. Data Karakteristik Material Lereng Quarry A:**
Lereng Quarry A tersusun atas lima lapisan batuan litologi: *high grade limestone*, *alternating limestone-clay (limestone rich)*, *marly limestone*, *alternating limestone-clay (claystone rich)*, dan *claystone*. Pemodelan kekuatan batuan menggunakan kriteria Mohr-Coulomb dengan perilaku elastoplastik sempurna, di mana nilai kohesi dan sudut gesek dalam puncak dan residual dianggap sama. Parameter material yang digunakan meliputi densitas, kohesi, sudut gesek dalam, modulus Young, dan rasio Poisson, dengan nilai spesifik untuk setiap lapisan terlampir dalam tabel.
**2. Data Pemantauan Getaran:**
Pemantauan getaran dilakukan menggunakan alat Minimate Plus pada 12 kegiatan peledakan di Quarry A antara 14 Juli hingga 04 Agustus 2023, pada level 80 mdpl dan 65 mdpl. Titik pemantauan berjarak 200 m hingga 348 m dari titik peledakan. Data yang dikumpulkan mencakup waktu peledakan, jarak, muatan bahan peledak maksimum (Qmax), *scaled distance* (SD), *peak particle velocity* (PPV), *peak particle acceleration* (PPA), dan lainnya.
**3. Hubungan *Scaled Distance* dengan *Peak Particle Acceleration* (PPA):**
Berdasarkan data 12 event peledakan, ditemukan hubungan empiris antara SD dan PPA melalui regresi: `PPA = 0.076 * SD ^ 0.2`. Dengan menggunakan Qmax maksimum (21 kg) dan jarak asumsi 30 m, SD dihitung sebesar 6.55 m/kg^0.5. Dari sini, nilai PPA diperkirakan sebesar 0.0522 g, yang akan menjadi input untuk analisis pseudostatik kestabilan lereng. Selain itu, gelombang percepatan getaran peledakan dari tanggal 21 Juli 2023 (jarak 310 m, PPA 0.0248 g) di-*upscaling* ke jarak 30 m dengan rasio 2.088 (PPA 30m / PPA 310m). Gelombang yang di-*upscaling* ini digunakan sebagai input untuk analisis *displacement* Newmark dan dinamika numerik lereng.
**4. Perhitungan Statistika *Peak Particle Acceleration*:**
PPA untuk setiap event peledakan pada jarak 30 m dihitung menggunakan persamaan empirik yang telah didapat. Hasil perhitungan statistika menunjukkan nilai rata-rata PPA di jarak 30 m sebesar 0.0515 g dengan data terdistribusi normal, dan standar deviasi sebesar 0.0014. Nilai-nilai ini digunakan sebagai parameter input dalam analisis kestabilan lereng menggunakan metode statistika pseudostatik.
**5. Geometri Pemodelan Lereng Quarry A:**
Geometri lereng Quarry A dimodelkan terdiri atas 4 jenjang. Lereng keseluruhan (*overall slope*) memiliki sudut 26°, sedangkan setiap jenjang (*single slope*) memiliki tinggi 9-18 m dengan kemiringan 30°. Ketinggian lereng sisi kiri 142 m dan sisi kanan 87.5 m, dengan panjang lateral 342.5 m. Pemodelan dan analisis dilakukan dalam kondisi kering menggunakan sifat batuan yang sesuai. Metode analisis kestabilan lereng yang digunakan adalah metode Bishop Circular (Limit Equilibrium) dan metode *Strength Reduction Factor* (Finite Element).