Teks ini membahas tahapan proses pengembangan rute penerbangan dan keterlibatan pemangku kepentingan di Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok. Penelitian mengidentifikasi empat tahapan utama dari studi literatur: identifikasi tujuan, riset pasar, aktivitas pengembangan rute, dan implementasi rute, yang dikonfirmasi sejalan dengan praktik di BIZAM melalui wawancara dan studi dokumentasi. Analisis jaringan menunjukkan bahwa "aktivitas pengembangan rute" adalah tahapan yang paling banyak disebutkan, sementara "maskapai penerbangan" merupakan pemangku kepentingan paling sering disebut, dengan hubungan terkuat terjalin antara otoritas pariwisata dan aktivitas pengembangan rute. Keterlibatan erat antara bandara, maskapai, dan otoritas pariwisata sangat krusial dalam keberhasilan pengembangan rute yang berdampak pada peningkatan konektivitas dan pariwisata.