Penelitian geomekanika di Lapangan VX, Cekungan Bintuni, Papua, bertujuan mengestimasi tegasan insitu, memahami rezim tegasan saat ini, dan menganalisis kestabilan sesar. Berdasarkan data log dan uji tekanan sumur, rezim tegasan yang dominan adalah sesar geser (tegasan horizontal maksimum > tegasan vertikal > tegasan horizontal minimum) dengan arah tegasan horizontal maksimum N20E, konsisten dengan tatanan geologi regional Papua. Analisis kestabilan sesar menunjukkan bahwa sesar-sesar di lapangan tersebut cenderung stabil terhadap pergeseran (slip tendency rendah). Namun, sesar dengan orientasi timurlaut-baratdaya memiliki kecenderungan dilasi yang signifikan, mengindikasikan potensi permeabilitas tinggi pada arah tersebut, dan diperkirakan membutuhkan penambahan tekanan pori rata-rata 50,3 MPa untuk dapat teraktivasi kembali.