Teks ini membahas baterai ion litium sebagai perangkat penyimpan energi penting dan menyoroti kebutuhan akan material katoda dengan kapasitas lebih tinggi. Vanadium oksida, khususnya V6O13, diidentifikasi sebagai kandidat menjanjikan berkat kapasitas teoritisnya yang tinggi dan struktur yang stabil, yang dapat ditingkatkan lebih lanjut melalui modifikasi seperti pembentukan interlayer expanded V6O13 (IEV6O13). Penelitian ini melibatkan sintesis V6O13 dan IEV6O13, karakterisasi material menggunakan metode seperti PXRD, SEM, dan pengukuran impedansi, serta pengujian kinerja elektrokimia baterai ion litium yang dibuat menggunakan katoda tersebut, dengan fokus pada kapasitas, stabilitas siklus, dan efisiensi coulombic selama proses pengisian-pemakaian.