Teks ini merupakan Bab I (Pendahuluan) dari sebuah penelitian yang membahas persepsi wisatawan terhadap ketangguhan bencana kawasan pariwisata pesisir Mamminasata.
**Latar Belakang:** Kawasan Metropolitan Mamminasata (Makassar, Maros, Gowa, Takalar) ditetapkan sebagai "New Hope of Celebes" dan menjadi penggerak ekonomi utama di Kawasan Timur Indonesia, dengan pariwisata sebagai salah satu sektor prioritas, khususnya pariwisata pesisir. Namun, peningkatan aktivitas pariwisata ini berimplikasi pada peningkatan kerentanan terhadap bencana alam pesisir. Persepsi wisatawan sangat penting untuk kualitas dan ketangguhan suatu destinasi. Oleh karena itu, penelitian ini mendesak untuk mengukur ketangguhan bencana kawasan pariwisata pesisir Mamminasata dari sudut pandang wisatawan, sebagai masukan dalam perencanaan kepariwisataan yang mempertimbangkan aspek kebencanaan.
**Masalah Penelitian:** Peningkatan aktivitas pariwisata di Mamminasata perlu mempertimbangkan isu kebencanaan dari persepsi wisatawan, agar kawasan pariwisata pesisir Mamminasata dapat mengetahui ketangguhannya dan tidak kehilangan sumber daya alam, sosial, dan ekonomi. Pertanyaan penelitian utama adalah: "Bagaimana persepsi wisatawan terhadap tingkat ketangguhan kebencanaan kawasan pariwisata pesisir Mamminasata?"
**Tujuan dan Sasaran:**
* **Tujuan:** Merumuskan ketangguhan kawasan pariwisata pesisir Mamminasata berdasarkan persepsi wisatawan.
* **Sasaran:**
1. Mengidentifikasi persepsi wisatawan terkait risiko bencana alam pesisir Mamminasata berbasis konsep 4A.
2. Merumuskan persepsi wisatawan terhadap tingkat ketangguhan bencana alam pesisir Mamminasata.
**Ruang Lingkup Penelitian:**
* **Materi:** Meliputi identifikasi pemahaman risiko bencana (hazard, vulnerability, capacity) terkait kepariwisataan pesisir Mamminasata, konsep pariwisata pesisir, bencana alam pesisir, dan ketangguhan kawasan pariwisata. Fokus pada bencana pesisir, dengan data dikumpulkan melalui kuesioner daring karena pandemi COVID-19.
* **Wilayah:** Kawasan pariwisata pesisir dalam delineasi RTR Metropolitan Mamminasata, mencakup sebagian kecamatan di Kota Makassar, Kabupaten Maros, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Takalar. Penelitian ini secara spesifik mencakup 24 atraksi wisata pesisir di area tersebut.
**Manfaat Penelitian:**
* **Akademis:** Sebagai literatur dan referensi studi persepsi kepariwisataan pesisir yang rentan bencana.
* **Praktis:** Memberikan wawasan ketangguhan bencana bagi *stakeholder* pengembangan pariwisata pesisir.
**Kerangka Pemikiran:** Menjelaskan alur studi dari latar belakang (Mamminasata sebagai pusat ekonomi dengan pariwisata, kerentanan bencana, pentingnya persepsi wisatawan) menuju perumusan masalah, tujuan, sasaran, metodologi (analisis *mix-method*), hingga kesimpulan dan rekomendasi tingkat ketangguhan kawasan.
**Sistematika Penulisan:** Penelitian ini terbagi menjadi 6 bab: Pendahuluan, Tinjauan Pustaka, Metode Penelitian, Gambaran Umum Kawasan Pariwisata Pesisir Mamminasata, Analisis Ketangguhan Kawasan Pariwisata Pesisir Mamminasata Berdasarkan Persepsi Wisatawan, dan Penutup.