Daftar pustaka ini mencakup berbagai penelitian terkait banjir, curah hujan, dan kondisi cuaca ekstrem, khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek) serta Pulau Jawa, Indonesia. Studi-studi ini menggunakan berbagai metode, termasuk pemodelan hidrologi, analisis data radar, observasi lapangan, dan analisis statistik untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian banjir dan karakteristik curah hujan. Beberapa fokus utama penelitian meliputi:
1. **Variasi Diurnal Curah Hujan dan Aktivitas Awan:** Penelitian mengenai pola harian curah hujan dan aktivitas awan, serta pengaruhnya terhadap sirkulasi lokal.
2. **Pengaruh Urbanisasi terhadap Banjir:** Investigasi mengenai dampak perubahan tata guna lahan akibat urbanisasi terhadap risiko banjir.
3. **Pemodelan Banjir:** Pengembangan dan penerapan model hidrologi untuk memprediksi dan memahami perilaku banjir, termasuk pemodelan dua dimensi aliran sungai.
4. **Analisis Baseflow dan Resesi:** Penggunaan teknik otomatis untuk memisahkan aliran dasar sungai dan menganalisis karakteristik resesi aliran.
5. **Pengaruh Pergerakan Badai Hujan:** Studi tentang bagaimana pergerakan badai hujan mempengaruhi aliran permukaan dan respons limpasan.
6. **Prediksi Banjir Bandang:** Pengembangan metodologi berbasis bahan-bahan untuk memprediksi banjir bandang.
7. **Sirkulasi Angin Laut (Seabreeze):** Penelitian mengenai sirkulasi angin laut dan pengaruhnya terhadap cuaca di Jakarta.
8. **Asimilasi Data Radar:** Penggunaan data radar untuk meningkatkan akurasi prediksi cuaca numerik, khususnya untuk kejadian curah hujan ekstrem.
9. **Pengaruh Madden-Julian Oscillation (MJO):** Investigasi mengenai pengaruh fase aktif MJO terhadap kejadian curah hujan ekstrem.
10. **Perubahan Iklim dan Banjir:** Analisis mengenai perubahan suhu, curah hujan ekstrem, dan variasi curah hujan diurnal selama 130 tahun terakhir di Jakarta, serta proyeksi risiko banjir di masa depan dengan mempertimbangkan perubahan tata guna lahan dan penurunan permukaan tanah.
11. **Studi Kasus Banjir:** Analisis mendalam mengenai kejadian banjir tertentu, seperti banjir Jakarta pada tahun 2002 dan 2015.
12. **Metode Perhitungan Hidrograf Satuan:** Pengembangan dan penerapan metode untuk menghitung hidrograf satuan sintetis.
13. **Pengukuran Debit Banjir:** Penggunaan metode tidak langsung untuk mengukur debit banjir dan membuat lengkung debit.
14. **Pengaruh Topografi:** Studi mengenai pengaruh topografi terhadap organisasi ruang-waktu curah hujan dan respons banjir bandang.
Selain itu, daftar pustaka juga mencakup laporan-laporan dari instansi pemerintah seperti BAPPENAS, BNPB, dan BMKG, serta laporan studi dari JICA. Sumber-sumber ini menyediakan data dan informasi mengenai kerugian akibat bencana banjir, kondisi cuaca ekstrem, dan rencana pengelolaan sumber daya air. Penelitian-penelitian ini secara kolektif memberikan gambaran komprehensif tentang berbagai aspek yang terkait dengan banjir dan curah hujan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.