Tesis ini membahas upaya pengurangan waktu kerja tidak produktif di divisi Central Services PT Freeport Indonesia, yang bertanggung jawab atas pengembangan infrastruktur pendukung operasi penambangan. Akibat regulasi pemerintah yang membatasi ekspor konsentrat tembaga, produksi perusahaan berkurang, menyebabkan pemangkasan tenaga kerja termasuk di divisi Central Services. Dengan sumber daya yang terbatas, tesis ini mengusulkan peningkatan efektivitas dan efisiensi kerja menggunakan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 50% jam kerja merupakan waktu tidak produktif, terutama karena ketersediaan peralatan dan material yang tidak memadai, serta masalah transportasi. Solusi yang direkomendasikan meliputi perbaikan koordinasi, layanan carpool, pengaturan transportasi, sistem pelacakan material terintegrasi, perbaikan perencanaan pengadaan, stock take rutin, sistem kontrol peralatan, dan perbaikan administrasi, yang diimplementasikan melalui pendekatan manajemen proyek dan manajemen perubahan.