Tesis ini, berjudul "Pemilihan Opsi Pembangkit Listrik Panas Bumi yang Paling Layak Berdasarkan Pertimbangan Teknis dan Finansial," ditulis oleh Fitri Oktaviani Purwaningsih sebagai syarat untuk gelar Magister Teknik Panas Bumi di Institut Teknologi Bandung pada tahun 2017. Tesis ini bertujuan untuk mengatasi ketidakpastian dalam menentukan kapasitas optimal pembangkit listrik panas bumi di awal proyek. Penelitian ini menganalisis berbagai opsi pengembangan dengan variasi kapasitas, fase pengembangan, dan periode produksi untuk menentukan opsi yang paling layak.
Pemodelan teknis menggunakan metode *lumped parameter* dengan metode P/Z *falling* untuk menghitung potensi maksimal lapangan, penurunan produksi uap, dan kebutuhan sumur *make-up* untuk mempertahankan kapasitas pembangkitan. Pemodelan finansial dilakukan untuk menghitung biaya, IRR (Internal Rate of Return), dan NPV (Net Present Value). Analisis sensitivitas dilakukan untuk menguji pengaruh harga listrik, biaya investasi, dan suku bunga terhadap indikator finansial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada harga listrik USD 8 sen/kWh, tidak ada opsi pengembangan yang layak secara finansial. Simulasi lebih lanjut menunjukkan bahwa untuk mencapai IRR minimal 12%, dibutuhkan harga listrik minimal USD 8.79 - 19.63 sen/kWh. Simulasi dengan variasi biaya investasi menunjukkan opsi dengan unit berkapasitas lebih besar (110 MW) akan layak dengan total biaya investasi hanya 70-90% dari perkiraan sebelumnya. Mengurangi tingkat bunga hingga 5-6% juga dapat memberikan lebih banyak opsi yang layak dikembangkan.
Penulis menyarankan agar pemerintah lebih terlibat dalam mengurangi total biaya investasi dan tingkat bunga proyek panas bumi melalui dana pemerintah (*geothermal fund*) dan insentif finansial seperti subsidi atau pengurangan suku bunga. Kata kunci tesis meliputi: kapasitas panas bumi, pembangkit panas bumi, penentuan kapasitas, keberlanjutan, optimasi, pengkajian potensi, periode produksi, fase pengembangan, metode P/Z *falling*, sumur *make-up*, *cash flow*, analisis finansial, dan analisis kelayakan.