Path: Top > S2-Theses > Geological Engineering-FITB > 2008

TEKTONIK AKTIF SESAR CIMANDIRI, KABUPATEN SUKABUMI, PROPINSI JAWA BARAT

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 14:38:35
Oleh : SUPARTOYO (NIM 22006003); Pembimbing : Ir. Benyamin Sapiie, Ph.D., S2 - Geology
Dibuat : 2008, dengan 7 file

Keyword : Sesar Cimandiri, Sesar aktif, Sinistral strike slip fault, Morfometri, Morfotektonik

Daerah penelitian terletak di sepanjang lembah Sungai Cimandiri yang terdapat Sesar Cimandiri membentang mulai dari Teluk Pelabuhan Ratu hingga selatan kota Sukabumi. Keberadaan Sesar Cimandiri dapat diamati dari morfologi berupa kelurusan di sepanjang lembah Sungai Cimandiri. Sedangkan pergeseran (off set) tidak terlihat secara jelas dari morfologi. Dengan memiliki pengetahuan yang tepat tentang tektonik aktif wilayah ini tentunya akan mempermudah memahami potensi kebencanaan gempabumi yang mungkin akan terulang kembali di kemudian hari sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana gempabumi.

Untuk menganalisis tektonik aktif Sesar Cimandiri yang akan membuktikan apakah Sesar Cimandiri tergolong sebagai sesar aktif, dianalisis berdasarkan data morfologi, data geologi lapangan, perhitungan morfometri dan data kegempaan. Data tersebut dibatasi hanya di sepanjang lembah Sungai Cimandiri. Data tersebut akan dianalisis dan saling diintegrasikan untuk membuktikan apakah Sesar Cimandiri tergolong sebagai sesar aktif.

Berdasarkan kenampakan citra landsat, SRTM terlihat bahwa secara umum pola kelurusan sepanjang lembah Cimandiri dapat dibagi menjadi 3 arah kelurusan utama, yaitu : N 85 derajat E dan N 265 derajat E, N 55 derajat E dan N 235 derajat E dan N 135 derajat E dan N 315 derajat E. Sedangkan berdasarkan pengamatan morfologi di lapangan, terlihat pola kelurusan perbukitan sepanjang lembah Cimandiri memperlihatkan 2 pola kelurusan, yaitu pada bagian barat lembah Cimandiri berarah barat-timur dan ke arah timur secara berangsur berubah ke arah barat daya-timur laut. Kelurusan perbukitan triangular facet terdapat pada bagian barat dan timur daerah penelitian.

Berdasarkan pengamatan struktur geologi di lapangan ditemukan adanya bukti-bukti struktur penyerta keberadaan sesar Cimandiri di sepanjang lembah Sungai Cimandiri, yaitu gores-garis pada batuan breksi di desa Cibuntu dengan kedudukan bidang sesar N 271 E/ 55 derajat rake 15o, breksi sesar, gawir sesar (scarp), off set batuan, arah kelurusan serta kekar gerus (shear fracture) dan kekar tarik (gash fracture). Berdasarkan analisis tegasan utama yang diperoleh 17 derajat N 31 derajat E, adanya pergeseran relatif (off set) mengiri (sinistral) pada batupasir bagian dari Formasi Cimandiri di Sungai Cirajeg dan pendekatan pemodelan menurut Riedel (1929) dan Skempton (1966), dapat disimpulkan bahwa sesar yang terdapat di sepanjang lembah Cimandiri merupakan sesar mendatar mengiri (sinistral strike slip fault).

Untuk analisis tektonik aktif Sesar Cimandiri, penulis menggunakan perhitungan 5 parameter morfometri, yaitu kurva hypsometric, basin asimetri (AF), gradien indek panjang sungai (SL), pegunungan muka (Smf) dan perbandingan lebar dan tinggi lembah (Vf). Berdasarkan hasil perhitungan kurva hypsometric dan bentuk kurva hypsometric, sebagian besar daerah lembah Sungai Cimandiri menunjukkan stadium topografi muda yang mengindikasikan tektonik aktif. Berdasarkan perhitungan AF memperlihatkan bahwa sebagian besar sub basin skala kecil sepanjang lembah Sungai Cimandiri nilainya menjauhi 50. Hal ini menunjukkan bahwa sepanjang lembah Sungai Cimandiri telah mengalami kemiringan tektonik yang mengindikasikan tektonik aktif. Berdasarkan hasil perhitungan nilai SL sebagian nilainya lebih dari 300 yang mengindikasikan tektonik aktif, sedangkan sebagian lagi kurang dari 300 yang terdapat di sepanjang zona Sesar Cimandiri, tetapi tetap mengindikasikan tektonik aktif. Berdasarkan hasil perhitungan Smf pada umumnya menunjukkan nilai yang kecil (kurang dari 2) dan berkisar antara 1,0454 hingga 1,9386. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar daerah lembah Cimandiri menunjukkan pengaruh oleh proses tektonik aktif.

Berdasarkan hasil nilai Vf pada pada daerah penelitian berkisar antara 0,1856 hingga 21,6143. Nilai Vf kurang dari 2 menunjukkan lembah berbentuk dalam dan merupakan indikasi tektonik aktif. Sedangkan nilai Vf lebih dari 2 mengindikasikan proses erosi lebih dominan dibandingkan pengangkatan. Meskipun demikian nilai Vf lebih dari 2 ini masih terletak pada zona tektonik aktif, karena merupakan zona lemah yang tersusun oleh batuan relatif lunak, sehingga proses erosi akan lebih intensif. Dengan demikian berdasarkan analisis morfometri, Sesar Cimandiri tergolong sesar aktif. Ditemukannya teras sungai di 7 lokasi sepanjang lembah Sungai Cimandiri mengindikasikan bahwa Sesar Cimandiri berada pada jalur tektonik aktif.

Berdasarkan sebaran pusat gempabumi tidak ditemukan pusat gempabumi yang terletak di sepanjang Sesar Cimandiri. Meskipun tidak ditemukan kejadian gempabumi besar di sepanjang Sesar Cimandiri, namun Sesar Cimandiri tetap harus diwaspadai sebagai sesar aktif yang kemungkinan berpotensi untuk bergerak kembali pada masa yang akan datang.

Deskripsi Alternatif :

The research area is located along Cimandiri valley which covers from Pelabuhan Ratu Gulf to southern of Sukabumi regency city and Cimandiri fault located along this valley. The distribution of Cimandiri fault could be observed from morphology along Cimandiri valley, but the off set could not be seen from morphology. The knowledge about active tectonic can reveal about the potential of earthquake disaster which is possible to return again in the future as part earthquake mitigation effort.

To analyze active tectonic of Cimandiri fault onducted along Cimandiri valley and based on ata of morphology, geological observation in the field, morphometry and seismicity, then these data will be integrated by each other for analyzing the active fault of Cimandiri.

The data of landsat and SRTM, showed 3 trends of lineament along Cimandiri valley which are : N 85 degrees E-N 265 degrees E, N 55 degrees E-N 235 degrees E, and N 135 degrees E-N 315 degrees E. Based on field observation of morphology, showed 2 trends of lineament along Cimandiri valley, are : west-east on the western part of the research area and north east-south west on the eastern part. The lineament of triangular facet also showed on the western and eastern of research area. The result of field observation of geological structure showed subsidiary structure such as : slickenside, fault breccia, scarp, lithology off set, lineament, shear and gash fracture along Cimandiri valley. The measurement of slicken side is N 271 degrees E/ 55 degrees rake 15 degrees. The Cimandiri fault is a sinistral strike slip fault based on analyze of main force orientation (17 degrees N 31 degrees E), sinistral off set on sandstone which part from Cimandiri Formation at Cirajeg stream and modeling of fracture from Riedel (1929) and Skempton (1966).

To analyze active tectonic of Cimandiri fault, the author used 5 parameters of morphometry these are : hypsometric curve, drainage basin asymmetry (AF), stream length- gradient index (SL), mountain front sinuosity (SE) mf) and ratio of valley floor width to valley height (Vf). Based on calculation and drawing of hypsometric curve, mostly along Cimandiri valley showing topography as young stadium and indicating as active tectonic. Calculation of AF showing that mostly of little drainage along Cimandiri valley, the value of AF is far from 50, it means that along Cimandiri valley has occurred tectonic tilting and indicating of active tectonic.

Based on calculation of SL mostly on the research area the value of SL is more than 300 that indicates active tectonic. Calculation of Smf on the research area shows a range between 1,0454 to 1,9386 (less than 2) and indicates an active tectonic. The value of Vf in the research area has a range between 0,1856 to 21,6143. Value of Vf is less than 2 showing deep valley and indicate as active tectonic. Value of Vf more than 2 indicates that the erotional process than uplift. Therefore, based on morphometri calculation indicated that Cimandiri fault as an active fault. There were 7 sites of river terrace that found along Cimandiri valley is indicate that Cimandiri fault on the zone of active tectonic.

Although earthquake epicenter was not found along Cimandiri Fault, field evidence in this thesis suggestion, this fault as an active fault system. Therefore, Cimandiri Fault should be classified and considerate as an active fault which has possibility to move again in the future.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS2 - Geology
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Ir. Benyamin Sapiie, Ph.D., Editor: Rizki Apriyanti

File PDF...