Path: TopS1-Final ProjectPetroleum Engineering2017

ANALISIS PERBANDINGAN KOMPOSISI SURFAKTAN DAN CO-SURFAKTAN UNTUK MEMAKSIMALKAN PEROLEHAN MINYAK BERAT PADA RESERVOIR BATUPASIR OIL WET DENGAN CARA IMBIBISI SPONTAN (STUDI LABORATORIUM)

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-08-11 14:00:27
Oleh : YUSUF PRADANA AJI SURYA (NIM : 12213013), S1 - Department of Petroleum Engineering
Dibuat : 2017-08-11, dengan 1 file

Keyword : artificial core, surfaktan, imbibisi spontan, sudut kontak

Karakteristik sistem fluida dan batuan reservoir suatu lapangan dengan lapangan yang lainnya pasti berbeda. Perbedaan ini menyebabkan pemilihan metode untuk optimasi produksi minyak dan gas juga berbeda. Khususnya pada peningkatan perolehan minyak dengan metode injeksi surfaktan. Pemilihan surfaktan harus disesuaikan dengan karakteristik sistem fluida dan batuan yang sedang ditinjau. Penelitian ini membahas mengenai pembuatan surfaktan untuk mendapatkan perolehan minyak terbaik pada lapangan dengan reservoir batupasir oil wet dengan kandungan minyak berat dan mempunyai viskositas tinggi.

Penelitian ini dilakukan dengan membuat variasi pada perbandingan komposisi surfaktan dan co-surfaktan yang menyusun suatu jenis surfaktan, kemudian masing-masing surfaktan diuji dengan metode imbibisi spontan dan pengukuran sudut kontak. Parameter yang digunakan sebagai acuan dalam penentuan surfaktan yang terbaik adalah nilai perolehan minyak maksimum dan sudut kontaknya.

Pengujian imbibisi spontan dilakukan dengan menggunakan artificial core batupasir dengan porositas sekitar 30%, sampel minyak berat dengan API gravity sebesar 20,088 °API dan viskositas sebesar 176,625 cp. Jenis surfaktan yang diujikan adalah anionik dan nonionik, secara umum diperoleh hasil bahwa surfaktan nonionik memberikan hasil yang lebih baik ditunjukkan dengan nilai perolehan minyak yang lebih besar dan sudut kontak yang lebih kecil dibandingkan surfaktan anionik. Perolehan minyak terbaik yaitu sebesar 88% diperoleh setelah waktu perendaman selama 1 hari dengan surfaktan Y4 dengan konsentrasi 2%.

Deskripsi Alternatif :

Reservoir rock and fluid system in each field definitely has its own unique and difference characteristic. This difference causing a unique methods have to be selected to optimize oil and gas production. Especially in enhanced oil recovery using surfactants injection. Surfactants selection must be suitable with observed reservoir rock and fluid system. This is a study of surfactants development to obtain the best result of oil recovery in the sandstone reservoir that contains high viscosity heavy oil and having oil wet rock-fluid system.

This study was conducted by developing difference surfactants composition that had variety of surfactants and co-surfactant volume ratio, then each of developed surfactants was tested using spontaneous imbibition and contact angle measurement. The parameters used as reference to determine the best surfactants are maximum recovery factor and contact angle value.

Spontaneous imbibition test was conducted using sandstones artificial core with porosity around 30%, heavy oil sample with API gravity value of 20.088 0API and viscosity value of 176.625 cp. The surfactant type that was tested are anionic and nonionic, in general the nonionic surfactant gives a better performance in this condition, deduced from the higher oil recovery factor and smaller contact angle compared to anionic surfactant. The best oil recovery value is 88%, it was obtained after 1 day soaking period using Y4 surfactants in 2% concentration.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS1 - Department of Petroleum Engineering
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Ir. Leksono Mucharam, M.Sc., Ph.D., Editor: Suharsiyah

Download...