Path: TopS1-Final ProjectGeodesy and Geomatics Engineering-FITB2013

PEMANFAATAN TEKNOLOGI TLS (TERRESTRIAL LASER SCANNING) UNTUK PEMANTAUAN DEFORMASI KERUCUT SINDER GUNUNG GALUNGGUNG

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:51:10
Oleh : YUDOVAN VIDYAN (NIM : 15108056); Pembimbing : Prof. Dr. Ir. Hasanuddin Z.A., M.Sc; Irwan Gumilar, ST., M.Si.; Nia Haerani, ST., MT., S2 - Geodetic Engineering
Dibuat : 2013, dengan 7 file

Keyword : Terrestrial laser scanning, deformasi, gunungapi, kerucut sinder

Penelitian ini berfokus pada konsep dasar, prosedur, dan pemantauan deformasi kerucut sinder (cinder cone) Gunung Galunggung dengan menggunakan metode Terrestrial Laser Scanning (TLS). Pemantauan deformasi dengan menggunakan titik kontrol yang selama ini biasa digunakan tidak merepresentasikan zona deformasi secara keseluruhan. Hal tersebut dapat diatasi dengan pemanfaatan teknologi TLS. Saat ini penelitian tentang pengamatan deformasi gunungapi yang dikaitkan pada aktifitas kegiatan vulkanik dengan menggunakan TLS belum banyak dilakukan. Permasalahan dalam pengamatan deformasi ini juga belum banyak diketahui. Oleh sebab itu penelitian ini dilakukan untuk menjawab hal tersebut.




Metodologi yang digunakan adalah studi literatur, membuat perencanaan pengukuran, melaksanakan pengambilan data, mengolah data TLS, dan membandingkan model tiga dimensi (3D) untuk menginterpretasikan deformasi kerucut sinder dari dua kala pengukuran, yaitu pada bulan April 2012 dan September 2012. Model 3D dari kedua kala kemudian dibandingkan untuk memperoleh kisaran nilai vektor deformasi serta volume permukaan kerucut sinder. Hasil akhir yang diperoleh berupa model deformasi 3D kala kedua terhadap kala pertama. Dari hasil penelitian ini didapat estimasi volume kala pertama sebesar 21.635,19 m3 dan kala kedua sebesar 21.513,15 m3 serta rentang deformasi umumnya sebesar 2,6 cm.




Hasil pemodelan morfologi 3D dari pengukuran TLS dapat diaplikasikan untuk pemetaan dan pemantauan deformasi kerucut sinder Gunung Galunggung. Hasil pemodelan pada kedua kala menunjukkan adanya nilai deformasi. Namun demikian pada pemodelan tersebut masih memiliki galat karena permukaan objek yang tidak konsisten akibat gangguan dari vegetasi. Vektor deformasi yang diperoleh mempunyai nilai yang relatif lebih besar dibandingkan dengan hasil GPS. Hal ini disebabkan adanya perbedaan cara dan kondisi lingkungan pada saat pengambilan data kala pertama dan kedua. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk mitigasi bencana dan mengetatahui permasalahan yang ada pada pemantauan deformasi gunungapi menggunakan TLS.

Deskripsi Alternatif :

This research is focused to the basic concept and procedures to monitor cinder cone deformation of Galunggung Volcano using Terrestrial Laser Scanning (TLS) method. Deformation monitoring which is usually done using point wise approach cannot fully interpret the deformation zone. This can be overcome by the use of TLS technology. Nowadays, there are only a few numbers of researches about volcano deformation using TLS, and consequently, the problems that may probably arise in this monitoring are still unknown. This research itself is addressed to answer potential problems.




Methodology used in this research consist of literature study, survey planning, acquiring data, TLS data processing, and comparison of 3D dimension to interpret cinder cone deformation from two separate observations, on April 2012 and September 2012. Three-dimensional model of these two observations are then compared to obtain the deformation vector values and cinder cone surface volume. The final results obtained from this research are the volume estimation of the first and the second observations, and also the deformation range, which are 21635.19 m3, 21513.15 m3, and 2.6 cm, respectively.




The result of 3D morphology modeling using TLS can be applied to mapping and to monitoring the cinder cone deformation of Galunggung Volcano. The modeling result showed that deformation occurs during the period of April to September 2012. Nevertheless, accuracy of the model is degraded by the inconsistency of object surface due to vegetation in the observed area. Values of the estimated deformation vector are larger than those obtained from GPS. These can be caused by the difference of environmental condition during the data enquiry and the methods used between the first and second observations. As the conclusion, the result of this research can be used for disaster mitigation and to figure out the problems that can arise in any volcano deformation monitoring using TLS.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Prof. Dr. Ir. Hasanuddin Z.A., M.Sc; Irwan Gumilar, ST., M.Si.; Nia Haerani, ST., MT., Editor: Alice Diniarti

File PDF...