Path: Top S2-Theses Transportation 2014

ANALISIS ABILITY TO PAY DAN WILLINGNESS TO PAY PENGGUNA KENDARAAN PRIBADI TERHADAP TARIF MONOREL CIBUBUR - CAWANG

ANALYSIS ABILITY TO PAY and WILLINGNESS TO PAY PRIVATE VEHICLE USERS AGAINST THE TARIFF MONOREL ON CIBUBUR - CAWANG

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-03-15 16:04:02
Oleh : YOSEPHIN PARSAULIAN (NIM : 24212007), S2 - Transportation
Dibuat : 2014, dengan 8 file

Keyword : Monorel, Tarif, Ability to Pay (ATP), Willingness to Pay (WTP), Household Budget

DKI Jakarta terdiri dari Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Jakarta Pusat. Cibubur merupakan bagian dari DKI Jakarta, dimana Cibubur termasuk dalam Jakarta Timur. Sebagian wilayah dan letak Cibubur berbatasan dengan kota lain seperti Depok, Bekasi dan Bogor. Wilayah Depok, Bekasi dan Bogor dikenal sebagai wilayah penyangga karena saling terkait dengan Jakarta sebagai pusat orientasi kegiatan penduduk. Populasi Cibubur dan sekitarnya mengalami perkembangan. Banyak masyarakat Cibubur menggunakan kendaraan pribadi sehingga terjadi kepadatan kendaraan pada jam sibuk, yaitu pada pagi hari dan sore hari. Volume kendaraan tidak seimbang dengan volume jalan sehingga mengakibatkan kemacetan di hampir tiap ruas

jalan. Salah satu upaya untuk menekan kemacetan dan laju pertumbuhan kendaraan pribadi yang terus berkembang pesat di Cibubur dan sekitarnya adalah menyediakan

sarana transportasi massal yang nyaman, aman, terjangkau dan ramah lingkungan yang mampu menarik para pengguna kendaraan bermotor (baik itu mobil dan motor) yaitu

monorel.Besaran tarif merupakan salah satu faktor yang dipertimbangkan oleh masyarakat dalam memilih moda transportasinya. Dalam menetapkan tarif angkutan penumpang termasuk monorel, perlu mempertimbangkan kemampuan (Ability to Pay atau ATP) dan kemauan (Willingness to Pay atau WTP) pengguna jasa monorel untuk membayar sejumlah uang demi pelayanan jasa yang diberikan. Karena besarnya nilai ATP dan WTP mempengaruhi tingkat konsumtif pengguna jasa. Oleh karena itu, studi ini bertujuan untuk mengkaji tarif monorel berdasarkan analisis nilai ATP dan WTP para calon pengguna monorel Cibubur- Cawang. Metode yang digunakan untuk menganalisis ATP adalah pendekatan alokasi anggaran rumah tangga atau household budget, sementara untuk menentukan WTP berdasarkan persepsi calon pengguna yang diidentifikasi melalui survei kuesioner.

Hasil analisis tarif terhadap ATP dan WTP responden menunjukkan bahwa rekomendasi tarif monorel yang diberikan berdasarkan analisis ATP dan WTP adalah

berkisar antara Rp. 14,000–Rp. 18,000. Jika besaran tarif yang rencana akan ditetapkan oleh pihak operator monorel sebesar Rp. 15,000 maka dinilai masih sesuai dengan kemampuan dan kemauan para calon pengguna, dengan syarat didukung atau disertai tingkat pelayanan monorel yang memprioritaskan layanan ketepatan waktu monorel,

terintegrasinya monorel dengan BRT/MRT/SAUM serta layanan pembelian tiket yang dapat dilakukan oleh calon pengguna baik pembelian tiket secara langsung di stasiun

maupun pembelian secara online internet, dan lain sebagainya.

Deskripsi Alternatif :

Jakarta consists of East Jakarta, West Jakarta, South Jakarta, North Jakarta and Central Jakarta. Cibubur is part of Jakarta, where Cibubur including in East

Jakarta. Most of the area and the location of Cibubur borders with other cities such as Depok, Bekasi and Bogor. The Depok, Bekasi and Bogor is known as the

buffer zone as intertwined with Jakarta as the center of population activity orientation. Cibubur and surrounding areas experiencing population growth. Many communities Cibubur using private vehicles resulting in the density of vehicles during peak hours, ie morning and afternoon. The volume of the vehicle not by volume, resulting in congestion on the roads almost every road segment. One of the efforts to suppress congestion and reduce the rate of growth of private vehicles continues to grow rapidly in Cibubur and surrounding areas provide the means of mass transportation is convenient, safe, affordable and friendly environment capable of attracting the users of motor vehicles (both cars and motorcycles) is a monorail.

The tariff is one of the factors considered by the community in choosing a mode of transportation. Monorail passenger tariffs require consideration of ability

(Ability to Pay or ATP) and willingness (Willingness to Pay or WTP) monorail service users for pay money to the services provided. The amount of ATP and WTP values affect the level of consumer service users. Therefore, this study aimed to reviewing the monorail rates based on the analysis of values ATP and WTP of the monorail users Cibubur-Cawang. The method used to analyze ATP is

the allocation approach of household budget, while WTP is determined by the perception of monorail users that identified through a questionnaire survey.

The results of the analysis of the rates of ATP and WTP indicated that the recommendations given monorail rates based on the analysis of ATP and WTP is range from Rp.14,000; - Rp.18,000;. If the tariff plan will be determined by the monorail operator of Rp.15,000; it is still considered according to ability and willingness of the monorail users, with the proviso endorsed or accompanied by a level of service that prioritizes monorail service timeliness, monorail integration

with Buss Rapid Transit and Mass Rapid Transit and ticket purchasing services that can be performed the prospective user with the ticket purchased directly at the station or online purchase internet, etc.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS2 - Transportation
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id