Path: TopS1-Final ProjectMetallurgical Engineering-FTTM2013

ANALISIS PENCAMPURAN BIJIH NIKEL LIMONIT DAN SAPROLIT TERHADAP KEEKONOMIAN PRODUKSI NICKEL PIG IRON DENGAN TEKNOLOGI MINI BLAST FURNACE

INFLUENCE OF SAPROLITE AND LIMONITE ORE BLENDING ON ECONOMICAL ASPECT OF NICKEL PIG IRON PRODUCTION USING MINI BLAST FURNACE

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 10:37:15
Oleh : YOGATAMA BIMO SANTOSO (NIM : 12508007), S1 - Metallurgy
Dibuat : 2013, dengan 7 file

Keyword : Logam nikel, saprolit, keekonomian, nicel pig iron, mini blast furnace

Logam nikel banyak digunakan sebagai unsur pemadu dalam pembuatan baja tahan karat dan baja-baja paduan. Indonesia sebagai salah satu pemilik cadangan bijih nikel laterit terbesar di dunia, sudah memproduksi feronikel, nikel matte dan NPI dari bijih nikel laterit. Bijih nikel laterit yang tidak dapat diolah akan diekspor ke luar negeri. Untuk meningkatkan nilai tambah barang tambang Indonesia, pemerintah mengeluarkan UU no.4 tahun 2009 dan Permen no.7 tahun 2012 yang mengatur tentang pengolahan dan peningkatan nilai tambah barang



tambang. Batas kandungan minimal nikel dalam NPI agar dapat di ekspor adalah 6%.



Salah satu teknologi yang dapat digunakan untuk mengolah bijih laterit adalah blast furnace. Penelitian yang membahas studi teknis tentang produksi nikel pig iron (NPI) dari bijih nikel laterit telah dilakukan dan menghasilkan permodelan. Penelitian ini bertujuan untuk membahas aspek ekonomis menggunakan data hasil permodelan. Penelitian ini akan membahas tentang biaya



investasi, pendapatan, biaya operasi dan analisis ekonomi yang berkaitan dengan produksi nikel pig iron pada blast furnace. Biaya investasi akan diestimasi dari



data peralatan dari supplier dengan menggunakan metode faktor. Pendapatan dihitung dari produksi NPI per tahun yang dapat dihasilkan. Biaya operasi akan dihitung dari kebutuhan bahan baku dan utilitas dari produksi NPI per tahun dan kebutuhan lainnya. Analisis ekonomi akan membahas NPV, IRR, PP, BEP, dan PI serta analisis sensitivitas pada produksi NPI. Penelitian ini akan menggunakan variasi campuran bijih limonit dan saprolit sebagai bahan baku produksi NPI.



Dari hasil penghitungan, biaya investasi untuk mendirikan blast furnace beserta pabrik pendukung adalah 118 juta dolar. Biaya operasi per tahun yang dibutuhkan adalah sekitar 180-184,3 juta dolar. Produksi NPI dari campuran 50% limonit - 50% saprolit memiliki tingkat keekonomian yang paling tinggi dilihat dari nilai NPV sebesar $ 44 juta, IRR sebesar 14,9%, waktu BEP selama 6,3 tahun, waktu PP selama 10,10 tahun, dan nilai PI sebesar 1,38. Dari analisa sensitivitas didapatkan bahwa harga NPI memiliki pengaruh yang paling besar terhadap tingkat keekonomisan produksi.

Deskripsi Alternatif :

Nickel widely used as alloying element in production of stainless steel and alloyed steel. Indonesia as one of the largest nickel ore producers, has processed some of its nickel ore into ferronickel and nickel matte. Most of unprocessed nickel ore has been exported to overseas. To increase added value of this Indonesian ore, goverment issued UU no.4 2009 and Permen no.7 2012 that



regulate about processing and adding value of the mined ore. Minimum nickel content in NPI that can be exported is 6%.



One of technology that can be used to process nickel laterite ore is blast furnace smelting. The study discusses about technical aspect of the nickel pig iron (NPI) production from nickel laterite ore has been completed and results a modelling calculation. This study aims to discuss the economic aspects using secondary data which include the influences of investment cost, revenue, operating costs on economical aspect in NPI production using a blast furnace.



Investment costs will be estimated from the equipment data from equipment supplier using factorial method. Revenue will be calculated from NPI production multiplied by its price. Operating costs will be calculated from the raw material and utility requirements of NPI production per year and other operational costs. Economic analysis will discuss the NPV, IRR, PP, BEP, and PI as well as sensitivity analysis on the production of NPI. This study will use a variation of a mixture of limonite and saprolite ore as raw material for the production of NPI.



The result represents that investment cost for setting up blast furnace along with its supporting factories is about 118 million dollars. Operating costs for NPI



production in blast furnace is around 180-184.3 million dollars per year. NPI production from 50% limonite - 50% saprolite mixture has the highest economic result showed from its $ 44.37 million of NPV value, 14.9% of IRR value, 6.3 year of BEP time, 10.10 year of PP time, and 1.38 of PI value. Sensitivity analysis found that the price of the NPI has the greatest influence in the economics result of NPI production.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Dr. -Ing. Zulfiadi Zulhan, ST. MT., Editor: Alice Diniarti

File PDF...