Path: Top > S2-Theses > Nuclear Science and Technology-FTMD > 2010

KAJI EKSPERIMEN KARAKTERISTIK PERPINDAHAN PANAS KONVEKSI ALAMIAH PADA TANGKI PENYUNGKUP REAKTOR NUKLIR APWR

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:20:50
Oleh : YERRI NOER KARTIKO (NIM : 24907005); Pembimbing 1 : Prof. Dr. Ir. Aryadi Suwono; Pembimbing 2 :Dr. Ir. Ari Darmawan Pasek; Pembimbing 3 : Dr. Ir. Nathanael P.Tandian; Pembimbing 4 : Dr. Ir. Efrizon Umar , S2 - Nuclear Engineering
Dibuat : 2010, dengan 7 file

Keyword : konveksi alamiah, tangki penyungkup reaktor nuklir

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) merupakan salah satu sumber energi alternatif yang dapat dipertimbangkan khususnya oleh Bangsa Indonesia untuk mencegah meluasnya dampak krisis energi. Selain itu, PLTN dikenal sebagai





sumber energi yang murah dan ramah lingkungan. Dengan demikian, dipandang perlu untuk terus dilakukan penelitian ilmiah mengenai aspek keselamatan PLTN.





Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan bagi Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) dalam menganalisis Laporan Analisis Keselamatan (LAK) untuk menerbitkan izin pendirian dan operasi suatu PLTN di Indonesia.





Telah dilakukan penelitian secara eksperimen tentang perpindahan panas konveksi alamiah pada tangki penyungkup reaktor nuklir jenis APWR. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik perpindahan panas konveksi alamiah udara pada permukaan luar dinding tangki penyungkup dan menyusun korelasi empiriknya. Dalam penelitian ini, tangki penyungkup tidak dilengkapi dengan selubung bagian dalam (baffle udara) dan selubung luar. Berdasarkan prinsip





similaritas dan keserupaan, telah dirancang dan dibuat suatu model dalam skala laboratorium tangki penyungkup reaktor nuklir APWR skala 1:40. Pemberian fluks panas dilakukan dengan cara memasok daya listrik ke pemanas yang





divariasi antara 260 watt sampai dengan 2030 watt. Pengukuran temperatur permukaan dinding tangki penyungkup dilakukan pada posisi yang berbeda-beda, yaitu: 6 posisi pada bagian silinder vertikal dan 8 posisi pada bagian sektor ellips serta 1 posisi pengukuran digunakan secara bersama-sama oleh silinder vertikal dan sektor ellips. Pengukuran temperatur dilakukan dengan menggunakan





termokopel jenis K yang telah dikalibrasi dan dihubungkan dengan sistem penguat serta sistem akuisisi data.





Dalam penelitian ini teramati bahwa pada fluks panas yang sama besar, semakin tinggi posisi pengukuran arah vertikal, temperatur akan semakin tinggi, menyebabkan nilai koefisien perpindahan panas lokalnya berkurang. Hal ini terjadi pada silinder vertikal dan sektor ellips. Selain itu, pada posisi pengukuran yang sama, semakin besar fluks panas, maka temperaturnya akan semakin tinggi.

Deskripsi Alternatif :

Nuclear Power Plant (NPP) is one of alternative energy source that could be considered particularly for Indonesia to prevent enlargement of energy crisis problem. In the other hand, NPP is known as energy source that is cheap and





environmental friendly. It is necessary to perform some scientific assessments and experiments on safety aspect of NPP. This scientific data on safety characteristic of NPP could be referred as main consideration by Nuclear Energy Regulatory Authority Of Republic Indonesia (BAPETEN) to assess Safety Analysis Report (SAR), particularly in issuing build and operation license of NPP in Indonesia.





This experiment studies on natural convection heat transfer on APWR nuclear reactor containment vessel without equipped by air baffle. The purposes of this experiment are: analyzing characteristic of natural convection heat transfer and governing some empirical correlations. Based on similarity principle, a laboratory model of APWR containment vessel with downscale 1:40 had been made and





assembled. Heating process is conducted by supplying electrical power to nine electrical heaters and is varied from 260 watt to 2030 watt. Wall Surface temperature measurements on containment vessel performed for 13 different positions on containment wall surface. These are : 6 positions on vertical cylindrical sector and 8 positions on ellipsoidal sector,1 position used by vertical





cylindrical sector and ellipsoidal sector. Thermocouple type K is used to measure this temperature. This thermocouple is connected to amplifier system and data





acquisition system.





This study observed that on the that same heat flux, temperature at higher position is higher than those at lower position, so local heat transfer coefficient is decrease. This phenomena happens on both vertical cylindrical sector and ellipsoidal sector. Then, at the same measurement position on vertical cylindrical sector and ellipsoidal sector, the temperature increases as the heat flux increases. Empirical correlation had been developed and proposed based on this experiment result.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing 1 : Prof. Dr. Ir. Aryadi Suwono;





    Pembimbing 2 : Dr. Ir. Ari Darmawan Pasek;





    Pembimbing 3 : Dr. Ir. Nathanael P.Tandian;





    Pembimbing 4 : Dr. Ir. Efrizon Umar
    , Editor: PKL-SMK

File PDF...