Path: TopS2-ThesesUrban and Regional Planning-SAPPK2001

EFISIENSI KOLEKTIF PADA SENTRA INDUSTRI MEBEL KAYU JEPARA

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:25:28
Oleh : WIWANDARI HANDAYANI (NIM 2549011), S2 - Regional and City Planning
Dibuat : 2001, dengan 7 file

Keyword : industri mebel, Jepara
Nomor Panggil (DDC) : T 711.552 4 HAN

Penelitian ini berpijak dari pengalaman empiris dibanyak negara yang mengindikasikan bahwa keberhasilan sebuah distrik industri pada hakekatnya terjadi karena terwujudnya efisiensi kolektif yang berjalan optimal. Efisiensi kolektif itu sendiri dapat didefinisikan sebagai keuntungan yang diperoleh dari terjalinnya hubungan antar unit usaha aldbat adanya tindakan bersama dalam upaya mengurangi biaya ekonomi eksternal yang timbul (Marshall dalam Schmitz, 1995: 535). Sentra industri mebel kayu Jepara dipilih sebagai wilayah penelitian. Sentra ini merupakan sedikit dari banyak sentra industri kecil di Indonesia yang dapat dikategorikan mapan dan relatif berkembang baik. Diharapkan gambaran mengenai efisiensi kolektif yang dapat ditangkap pada sentra ini dapat dijadikan parameter keberhasilan pengembangan sentra industri di Indonesia sehingga pada saatnya dapat dikategorikan sebagai distrik industri yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Dalam upaya mendeskripsikan fenomena efisiensi kolektif yang terjadi, digunakan beberapa pendekatan. Pendekatan yang dilakukan adalah studi literatur untuk memahami konsep efisensi kolektif dan mengeksplorasi variabel /indikator yang digunakan, analisis kecenderungan yang dilakukan secara deskriptif berdasarkan data kualitatif dan kuantitatif dari survey lapangan, dan analisis komparatif dengan distrik industri sepatu Sinos Valley di Brazil. Pendekatan dilakukan pada empat buah desa (Sukodono, Tahunan, Karanggondang, dan Mulyoharjo) yang memiliki spesialisasi jenis produksi spesifik dan intensitas produksi relatif tinggi.

Sesuai dengan pendekatan yang dilakukan, diketahui beberapa bentuk efisiensi kolektif telah berkembang dengan baik mulai dari proses pengadaan bahan baku (antara lain dengan adanya organisasi antar pedagang kayu), pemasaran bersama baik horizontal maupun vertikal, pelatihan bersama, pengusahaan modal bersama, dan pengadaan fasilitas bersama (antara lain peningkatan kualitas jalan dan pengadaan kuli) yang berkembang dalam bentuk yang direncanakan (antara lain melalui wadah organisasi) maupun tidak direncanakan (secara informal).

Mengacu pada bentuk yang telah berkembang diketahui bahwa pada prinsipnya efisiensi kolektif di wilayah studi memiliki prospek yang cukup menjanjikan, terutama di Desa dengan jaringan pemasaran relatif mapan. Beberapa hal penting yang harus diperhatikan adalah perlunya pengembangan jiwa kewirausahaan (daya inovasi), pentingnya akumulasi modal sosial, perlunya belajar dari pengalaman, dan pemahaman yang spesifik terhadap karakteristik jenis produksi.

Deskripsi Alternatif :

This research is based on the empirical experience in many countries that indicates the success of industrial district, which occur because the existence of collective efficiency is running on optimally. Collective efficiency itself can be defined as the profit which is gained from the involvement between work unit as the result of joint action in order to decrease economic external cost that come up (Marshall in Schmitz, 1995: 535). Jepara industrial district wooden furniture has been chosen as research area. This industrial district is a few area from many other industrial clusters in Indonesia that can be classified success and developed relatively well. It is hoped the description of collective efficiency that can be seen in this area become a measurement of the successful in developing industrial cluster in Indonesia so in the right time it could be classified as industrial district which obviously able to improve people prosperity.

In order to describe collective efficiency phenomena that occurred, this research used some approaches. Literature study has been used to comprehend the collective efficiency concept and to explore both variable and indication that can be used, the trend analysis that has been qualitative and quantitative data from field survey, and comparative analysis to compare the success of industrial district in other countries like sinos valley shoes industry in Brazil. This approach has been applied in four villages in Jepara, which have its own characteristic products and the product intensity relatively high. The four villages are Sukodono, Tahunan, Mulyoharjo, and Karanggondang.



According to the approaches, the collective efficiency forms have been developed well. The developing of collective efficiency start from the supplying raw materials (like the organization of timber trader), joint marketing both horizontally and vertically, joint training, joint fund exertion, and joint supplying facility (such as the improvement of trade road quality and the handling labor supply) that either develop in forms which has been planned (like through the organization) or unplanned (informally).

Based on the basically forms that occurred it is found out that collective efficiency in Jepara wooden furniture industrial district has good prospect especially in the develop villages that have established marketing network. Several important points have to be considered to push the collective efficiency development which are the need of the entrepreneurship spirit (innovation), the emphasize of social capital accumulation, the need to study from the past, and the specific comprehend to characteristic product.

Copyrights : Copyright Â(c) 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Tubagus Furqon Sofhani, Ir., MA., Editor: Vika A. Kovariansi

Download...