Path: TopS1-Final ProjectPhysics-FMIPA2016

ANALISIS TERMOEKONOMI DAN POTENSI MUNCULNYA TEMPERATUR NEGATIF PADA DISTRIBUSI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA SEKTOR INDUSTRI PENGOLAHAN DI INDONESIA

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-12-07 14:23:58
Oleh : WIDYA LIANA AJI (NIM : 10211073), S1 - Physics-FMIPA
Dibuat : 2016-06-15, dengan 7 file

Keyword : distribusi, industri, produktivitas, temperatur, tenaga kerja

Distribusi produktivitas tenaga kerja industri pengolahan di Indonesia dapat didekati dengan distribusi Boltzmann pada temperatur negatif dimana pada kondisi tersebut lebih banyak partikel yang menempati keadaan energi tinggi dibandingkan partikel yang menempati keadaan energi rendah. Pada paper sebelumnya, Iyetomi menerapkan konsep temperatur negatif untuk menjelaskan distribusi produktivitas tenaga kerja di Jepang dimana tenaga kerja dan tingkat produktivitasnya dimodelkan sebagai partikel dan tingkat energi partikel di dalam sistem. Temperatur nol Kelvin pada daerah temperatur negatif mengindikasikan semua tenaga kerja berada pada produktivitas maksimum. Berdasarkan hal tersebut, penulis menyelidiki adanya temperatur negatif pada distribusi produktivitas tenaga kerja di sektor industri pengolahan di Indonesia yang terdiri dari empat golongan, yaitu industri besar, industri sedang, industri mikro, dan industri kecil. Temperatur negatif pada industri besar dan sedang merupakan yang paling rendah dibandingkan industri lainnya, menunjukkan indutri ini paling kekurangan permintaan tenaga kerja. Sedangkan untuk perpindahan tenaga kerja, keempat golongan industri tersebut hampir dalam keadaan setimbang.

Deskripsi Alternatif :

Labor productivity distribution in manufacturing sector in Indonesia can be approached by the Boltzmann distribution at negative temperature where many particles occupy the higher energy states than the lower one. In previous paper, Iyetomi proposed the concept of negative temperature to explain labor productivity ditribution in Japan. In this case, worker and their productivity are replaced by particle and energy state of particles, respectively. The zero-temperature state in the negative temperature regime indicates all workers are allocated to a state of the highest productivity. Based on this, the author investigates the negative temperature of labor productivity distribution in manufacturing sector in Indonesia, which consists of four groups, i.e. large industries, medium industries, micro industries and small industries. Negative temperature in large and medium industries is the lowest than other industries indicating those industries are lack demand of workers. According to exchange of workers, four sectors is almost equilibrium.

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS1 - Physics-FMIPA
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Acep Purqon Ph.D., Editor: Ratnasari

File PDF...