Path: TopS2-ThesesPhysics-FMIPA2008

DESAIN AWAL FLUXGATEMAGNETOMETER MENGGUNAKAN KUMPARAN SEKUNDER (PICK-UP COIL) GANDA SEBAGAI PENENTU POSISI BENDA (TRACKING POSITION) DALAM TIGA DIMENSI

Preliminary Design of Fluxgate Magnetometer Using Double Pick-Up Coil For Tracking Position in Three Dimensional

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 14:40:55
Oleh : WANDY PRAGINDA (NIM 20205003), S2 - Physics
Dibuat : 2008, dengan 7 file

Keyword : Fluxgate Magnetometer (FGM), posisi benda, sensitivitas, medan magnet

Telah dikembangkan sensor magnetik yang mampu menentukan posisi benda dalam ruang tiga dimensi berdasarkan perubahan medan magnet luar dengan menggunakan Fluxgate Magnetometer (FGM). Kontruksi dari FGM yang dikembangkan terdiri dari dua buah inti yang msing-masing inti terdapat 2 kumparan eksitasi dan 2 kumparan pick-up. FGM tipe ini, bekerja berdasarkan prinsip harmonisa kedua. Kumparan eksitansi berfungsi sebagai pembangkit medan magnet internal dan kumparan pick-up berfungsi sebagai penerima perubahan medan magnet. Medan magnet yang dibangkitkan oleh kumparan eksitasi akan dilingkupi oleh kumparan pick-up dan sebagian akan mengalami penyebaran keluar. Keberadaan medan magnet luar akan berpengaruh pada besarnya intensitas medan magnet yang diterima kumparan pick-up. Dalam hal ini medan magnet luar berasal dari sebuah magnet yang yang dijadikan satu sistem dengan benda yang akan ditentukan posisinya oleh sensor. Semakin jauh benda dari sensor, akan memperkecil medan magnet yang ditangkap sensor begitupun sebaliknya. Medan luar tersebut akan disuperposisikan dengan medan magnet eksitasi. Hasil superposisi tersebut akan diterima oleh kumparan pick-up dan diubah menjadi ggl induksi. Berdasarkan prinsip harmonisa kedua, besarnya intensitas medan magnet luar yang terjadi sebanding dengan jarak dari posisi benda. FGM tiga dimensi memiliki tiga sensor saling tegak lurus yang mengukur komponen dari medan magnet luar. Hal ini berguna untuk pendeteksian medan magnet berdasarkan paramater arah dari tiga sumbu x, y, z, dimana parameter tersebut akan digunakan sebagai parameter penentu posisi benda. FGM yang dibuat mampu mendeteksi perubahan jarak antara sensor dan sumber medan luar Perubahan inilah yang digunakan sebagai dasar pada penentuan posisi benda dengan perubahan jarak dijadikan sebagai amplitudo pada posisi benda tertentu. Berdasarkan analisa data diperoleh sensitivitas sensor x, sensor y dan sensor z masing-masing yaitu 156.3742 mV/uT, 137.9702 mV/uT,dan 144.5448 mV/uT. Adapun posisi yang dapat dideteksi sensor berada pada rentang 6,5-20 cm. Kesalahan absolut maksimum yang diperoleh dari pendekatan fungsi polinomial di atas untuk masing-masing sensor adalah -0.39 cm, 0,28 cm dan -0.45 cm. Tingkat kesalahan relatif maksimum masing–masing sistem sensor pada pendekatan ini adalah 2,9%, 2,09% dan 3,38%

Deskripsi Alternatif :

It has been developed a magnetic sensor which capable in determining the position of objects in three dimensional based on the change of external magnetic field using Fluxgate Magnetometer (FGM). The construction of developed FGM consists of two cores. In each core, there are two excitation coils and two pick-up coils. This kind of FGM is working based on the second harmonization principle. Excitation coil functions as an internal magnetic field generator and the pick-up coil functions as a receiver of the change of magnetic field. The magnetic field that is generated by the excitation coil will be covered by the pick-up coil and part of the field will be scattered out. The existence of external magnetic field will affect on the intensity of the field which is captured by the pick-up coil. The external magnetic field comes from a magnet which is become a system with the object which the position will be determined by the sensor. The longer the distance between the object and the sensor, will decrease the signal of the magnetic field to the sensor, also happen in the contrary. The external field will be superposed with the excitation magnetic field. The yield will be received by the pick-up coil and changed into induced voltage. Based on the second harmonization principle, intensity of the external magnetic field is proportional with the distance of the object's position. Three dimensional FGM has three sensor that perpendicular to each other which measure the components of the external magnetic field. This is usefull for the detection of magnetic field based on direction parameter of axes x, y, and z, where it will be used as a supplement parameter for determining of the object's position. This modification of FGM is capable in detecting the distance changing between the sensor and the external filed source. This changing is used as the basis of the determination of the object's position using the distance changing as the amplitude on a certain object's position. Based on the analysis of the data was received by the sensor's sensitivity sensor x, sensor y and sensor z that 156.3742 mV/uT, 137.9702 mV/uT,and 144.5448 mV/uT respectively. The sensors can detect magnetic field in range 6,5-20 cm. The maximum absolute error that was received from the polynomial function approached above was -0.39 cm, 0,28 cm dan -0.45 cm and the level of the maximum relative error of the sensor system in this approach was 2,9%, 2,09% dan 3,38%, respectively.

Copyrights : Copyright 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Dr. Mitra Djamal, Editor: Vika A. Kovariansi

File PDF...