Path: TopS2-ThesesBusiness Administration-SBM2017

DESIGNING PERFORMANCE MANAGEMENT SYSTEM FRAMEWORK OF BUSINESS TRANSFORMATION IN PT FREEPORT INDONESIA

DESIGNING PERFORMANCE MANAGEMENT SYSTEM FRAMEWORK OF BUSINESS TRANSFORMATION IN PT FREEPORT INDONESIA

2017
Master Theses from JBPTITBPP / 2017-10-02 10:55:34
Oleh : VIRGILIUS ROBERT H. RUMAPEA -29115306, S2 - MBA-ITB
Dibuat : 2017-09-30, dengan file

Keyword : Project, Fishbone Diagram, Analytical Hierarchy Process, Framework, Performance Management System, IPMS
Subjek : Analytical Hierarchy Process
Kepala Subjek : Analytical Hierarchy Process
Nomor Panggil (DDC) : 001.4

Dalam kondisi saat ini, PT Freeport Indonesia (PTFI) menghadapi situasi yang sulit. Harga



komoditas yang tidak pasti dan regulasi pemerintah menjadikan situasi cukup sulit.



Menghadapi situasi ini, Manajemen PTFI memutuskan untuk melakukan sejumlah langkah



strategis. Salah satu langkah yang diambil adalah melakukan outsource untuk pekerjaan



yang sifatnya proyek yang berkaitan dengan fasilitas dan infrastruktur di luar area tambang.



General Construction and Special Project (GCSP) sebagai Unit Bisnis PTFI ditugaskan



untuk mengelola pekerjaan ini.



Umumnya, proyek dialihkan ke pihak tiga dengan kesepakan biaya tetap (lump sum).



Dengan mekanisme ini, sejak awal proyek sudah diupayakan untuk sesuai dengan anggaran.



Pihak ketiga (Kontraktor) diharapkan akan mengerjakan proyek dengan sungguh-sungguh



untuk menyelesaikan proyek lebih cepat sehingga mendapatkan profit yang lebih tinggi.



Akan tetapi, setelah metode ini dilakukan selama lebih dari 2 tahun, beberapa proyek



mengalami keterlambatan dalam penyelesaiannya.



Akar permasalahan penyebab keterlambatan tersebut dicari menggunakan Diagram Sebab



Akibat (Fishbone) yang nantinya juga digunakan dalam identifikasi keterkaitan antar



variabel. Salah satu akar masalah adalah Key Performance Indicator (KPI) saat ini yang



hanya fokus pada pencapaian hasil proyek (berkaitan dengan sistem manajemen kinerja yang



perlu diperbaiki). Berdasarkan pertimbangan yang dilakukan, sistem manajemen kinerja



yang baru akan didesain menggunakan kerangka Integrated Performance Management




5



System (IPMS). Analisis Ekternal dan Internal akan dilakukan dalam menyusun strategi yang



akan diterjemahkan ke dalam variable dan indicator kinerja. Data Utama diperoleh dari



Expertise di PTFI (umumnya level 3 / Superintendet sampai level 5 / Manajer). Proses



pembobotan dilakukan dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP).



Hasil dari pembobotan menujukkan bahwa TRIR (indikator keselamatan kerja) sebagai



peringkat tertinggi, dan 5 peringkat tertinggi merupakan indikator non-keuangan. Hasil ini



menegaskan bahwa dalam kondisi bisnis saat ini, aspek keuangan penting, akan tetapi aspek



lainnya juga sangat penting dan harus dikelola dengan baik. Dengan mengimplementasikan



alternatif bisnis ini, proyek diharapkan akan dikelola dengan baik, keterlambatan proyek



dapat dikurangi dan diselesaikan, dan pada akhirnya proyek dapat diselesaikan dan



diserahkan tepat waktu, sesuai anggaran, sesuai cakupan pekerjaan, dan sesuai dengan



kualitas yang diharapkan.



Riset ini dibatasi untuk mendesain sistem manajemen kinerja yang baru menggunakan



kerangka IPMS untuk Unit Bisnis GCSP yang ditunjuk untuk mengelola proyek yang



berkaitan dengan fasilitas dan infrastruktur di luar area tambang dengan cara outsourcing.

Deskripsi Alternatif :

In current situation, PT Freeport Indonesia (PTFI) faces challenging situation. Commodity



price uncertainty and regulation issue become the most challenging issue. Facing this



challenging situation, PTFI Management decide to do some strategies. One of the strategic



action is outsourcing project base works such as Engineering, Procurement, and Construction



(EPC) that related to facility and infrastructure outside mining area. General Construction



and Special Project (GCSP) as a PTFI Business Unit is assigned to handle the projects thru



outsourcing.



Generally, project is outsourced thru fixed cost single contract that means cost already



locked. Thru this mechanism, budget already assure to be enough since the beginning of the



project. It expected that third party (contractor) will do serious effort to complete the project



soon to achieve higher profit. Unfortunately, after perform more than two years, there are



some projects that delay to be completed.



Fishbone (Cause and Effect) diagram utilized to find the root cause and variable linkage.



One of the root cause is current KPI that only focus on project progress (related to poor



performance management system). Based on consideration, new performance management



will be designed using Integrated Performance Management System (IPMS) framework.



External and Internal Analysis is conducted to define new strategy that will be translated to



performance variables and indicators. Primary data comes from expertise in PTFI (mostly



level 3 / superintendent until level 5 / manager). The weight factor is processed using



Analytical Hierarchy Process (AHP).




3



The result of weight factor show that first ranking indicator is TRIR (Safety Indicator) and



first five indicator related to nonfinancial indicator. This result confirms that in current



business situation, financial aspect is important but the other aspects also important and



should be managed well. By implementing this business alternative, projects is expected to



be well manage, delay can be decreased and solved, and project will be completed and



delivered on time, within budget, within scope, and expected quality.



This research is limited to design new performance management system using IPMS



framework for GCSP, PTFI Business Unit that assigned to handle projects that related to



infrastructures and facilities out of mining area thru outsourcing.

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Prof. Ir. Dermawan Wibisono, M. Eng. Ph.D, Editor: Yose Ali Rahman