Path: Top > S1-Final Project > Mechanical Engineering-FTMD > 2011

ANALISIS HIDROLIK DAN TEGANGAN PADA FASILITAS PRODUKSI UAP PANAS BUMI STUDI KASUS: LAPANGAN PANAS BUMI DARAJAT

HYDRAULIC ANALYSIS AND STRESS ANALYSIS OF GEOTHERMAL GATHERING SYSTEM

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 10:40:46
Oleh : VIKRI ARSHA (NIM : 13107040); Dosen Pembimbing : Prof. Dr. Ir. IGN Wiratmaja Puja, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2011, dengan 8 file

Keyword : Analisis Hidrolik, Analisis Tegangan, Fasilitas Produksi Panas Bumi

Indonesia adalah negara yang memiliki cadangan energi panas bumi yang sangat besar yaitu sekitar 27000 MWe. Sampai dengan tahun 2008, Indonesia telah memanfaatkan energi panas bumi sebesar 1052 MWe. Untuk meningkatkan pemanfaatan energi panas bumi, dibuat rencana pengembangan yang menargetkan pemanfaatan energi panas bumi sebesar 9500 MW pada tahun 2025. Salah satu cara untuk mencapai target tersebut adalah dengan pembangunan fasilitas produksi uap panas bumi.


Pada tugas akhir ini telah dilakukan analisis hidrolik pipa untuk mengetahui karakteristik fluida produk, penentuan diameter pipa, perhitungan laju kondensasi, analisis potensi korosi, pemilihan material pipa, penentuan tebal pipa dan analisis tegangan berdasarkan kode ASME B31.1 Power Piping pada lapangan panas bumi Darajat.


Dari analisis hidrolik, didapatkan aliran yang memenuhi kriteria uap minimum berdasarkan pemilihan diameter yang dilakukan yaitu uap bertekanan 14,91 barg dengan temperatur 206,1oC untuk Unit II dan uap bertekanan 16,44 barg dengan temperatur 208,4oC untuk Unit III. Material pipa yang dipilih adalah API 5L berdasarkan laju korosi 4 mpy.


Dari analisis tegangan, fasilitas produksi mengalami kegagalan terhadap beban ekspansi, gempa, dan angin. Oleh karena itu diperlukan modifikasi gap tumpuan dan expansion loop. Berdasarkan studi parameter, sistem mengalami kegagalan apabila terjadi perpindahan kepala sumur 0,37 m ke bawah atau 0,33 ke atas, tekanan operasi 53,5 barg, beban gempa 0,31 g, kecepatan angin 250 km/jam, dan kehilangan 12 tumpuan.

Deskripsi Alternatif :

Indonesia is a country that has a big amount of geothermal energy reserves which is about 27000 MWe. Until 2008, Indonesia has utilized geothermal energy at the rate of 1052 MWe. To increase the utilization of geothermal energy, a big plan was made to aim the utilization of geothermal energy at the rate of 25000 MWe by 2025. One way to achieve this target is to develop geothermal gathering system.


In this final project, pipe hydraulic analysis, pipe sizing analysis, condensation rate calculation, corrosion potential analysis, material selection, and pipe stress analysis based on ASME B31.1 Power Piping have been conducted at Darajat geothermal field.


From hydraulic analysis, based on diameter selection, it is found that the steam has fulfilled geothermal power plant minimum steam requirement with pressure of 14,91 barg and temperature of 206,1oC for Unit II as well with pressure of 16,44 barg and temperature of 208,4oC for Unit III. The selected pipe material is Carbon Steel API 5L with corrosion rate of 4 mpy.


From the stress analysis, the system cannot resist stresses due to expansion, earthquake, and wind loads. Therefore, support gap modification and expansion loop addition are required. Based on parameter study in pipe stress analysis, failure will occur when wellhead moves 0,37 m downward or 0,33 m upward, the operating pressure exceeds 53,5 barg, earthquake load exceeds 0,31 g, wind velocity exceeds 250 km/h, and the absence of 12 pipe supports.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Dosen Pembimbing : Prof. Dr. Ir. IGN Wiratmaja Puja, Editor: PKL-SMK

File PDF...