Path: TopS2-ThesesBusiness Administration-SBM2013

PRODUCTION LEAD TIME REDUCTION OF HOT ROLLED COIL AND PLATE USING LEAN MANUFACTURING SYSTEM AT PT KRAKATAU STEEL

PRODUCTION LEAD TIME REDUCTION OF HOT ROLLED COIL AND PLATE USING LEAN MANUFACTURING SYSTEM AT PT KRAKATAU STEEL

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:31:10
Oleh : UTOMO NUGROHO (NIM: 29110427) Pembimbing : Prof. Togar M Simatupang, S2 - Business Administration
Dibuat : 2013, dengan 6 file

Keyword : Hot Rolled Coil/Plate, Lead Time, Lean Manufacturing System, Product Family, Value Stream Mapping, Wastes.

Dengan meningkatnya permintaan baja secara nasional yang begitu cepat terutama untuk produk Hot Rolled Coil/Plate (HRC/P) yang diikuti oleh adanya persaingan global yang semakin ketat, sehingga membanjiri pasar baja domestik, maka untuk itu PT Krakatau Steel (PT KS), yang merupakan Industri Baja Terpadu terbesar di Indonesia harus mengembangkan keunggulan daya saing. Salah satu bentuk keunggulan daya saing yang dianggap penting untuk dikembangkan di PT KS adalah bagaimana mempercepat waktu pengiriman dengan cara mengurangi waktu tenggang dalam rangka mempertahankan kepuasan konsumen dan upaya mengembangkan pangsa pasar.Tujuan utama dari penulisan proyek akhir ini adalah bagaimana upaya menerapkan prinsipprinsip Sistem Manufaktur Ramping, dalam rangka mengurangi waktu tenggang produksi HRC/P di PT KS. Sistem Manufaktur Ramping adalah suatu pendekatan sistematis untuk menghilangkan pemborosan dan melakukan perbaikan proses produksi yang terus menerus.Istilah waktu tenggang yang dimaksud dalam proyek akhir ini hanya dibatasi sebagai waktu proses produksi HRC/P. Proses produksi HRC/P dimulai dari slab kemudian proses pengerolan di Pabrik Baja Lembaran Panas atau Hot Strip Mill (HSM) yang dilanjutkan dengan proses penyelesaian produk berikutnya seperti di Shearing Line Nomor 1 (SL 1), Shearing Line Nomor 2 (SL 2) dan Hot Skin Pass Mill (HSPM). Value Stream Mapping (VSM) digunakan sebagai alat bantu di dalam penerapan Sistem Manufaktur Ramping. VSM adalah alat bantu untuk melihat dan memahami aliran material dan aliran informasi dalam lini proses produksi. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini melalui proses wawancara, melakukan observasi dengan menggunakan alat bantu time motion study,dan juga melalui pengumpulan data yang berasal dari laporan resmi unit unit kerja terkait di PT KS,maupun pengumpulan data yang diambil dengan mengunduh dari sistem Production Control System (PCS) yaitu sistem yang menyatukan informasi antar unit kerja yang dimiliki oleh PT KS. Hasil pengolahan data digunakan untuk menggambarkan VSM kondisi saat ini sebelum penerapan Sistem Manufaktur Ramping. Dari VSM kondisi saat ini, berbagai macam pemborosan akan bisa diidentifikasi di berbagai area lini proses. Pemborosan seperti persediaan yang sangat tinggi di jalur proses tahap akhir (SL 1, SL 2 dan HSPM) dan area Scarfing, utilisasi waktu dan yield yang rendah di area tersebut, produktivitas yang rendah di area Scarfing serta bottleneck di SL 1, SL 2, HSPM dan area Scarfing berpengaruh terhadap meningkatnya waktu tunggu material.Beberapa solusi yang direkomendasikan untuk mengurangi waktu tenggang diantaranya adalah penerapan Total Productive Maintenance (TPM), perbaikan manajemen penyimpanan untuk material work in process (WIP), program perbaikan proses penjadwalan dan perbaikan sistem npengupahan karyawan alih daya di area Scarfing. Dengan penerapan rekomendasi tersebut maka diharapkan akan dihasilkan VSM kondisi akan datang. Waktu tenggang produksi HRC/P akan berpotensi mengalami penurunan sebesar 27,31% untuk keluarga produk A, 12% untuk keluarga produk B, 34,17% untuk keluarga produk C dan 10,5% untuk keluarga produk D.

Deskripsi Alternatif :

With the growing of national steel demand is rapidly especially for Hot Rolled Coil/Plate(HRC/P) product followed by steel global competition, it will require for PT Krakatau Steel (PT KS), The biggest Integrated Steel Industry in Indonesia, to develop competitive advantage. One form of perceived competitive adventage to be developed in PT KS is how to provide faster delivery time by improving lead time in order to maintain customer satisfaction and develop market share.The main objective of this final project is how to implement the principles of Lean Manufacturing System, in order to improve lead time production of HRC/P product in PT KS. Lean Manufacturing System is a systematic approach to eliminate wastes and improve the process. It is based on identifying and reducing waste coupled with continuous improvement.The term of lead time in this final project is limited only as a production process time of HRC/P. The production process HRC/P start from slab whether come from Slab Steel Plant (SSP) PT KS existing facility or come from imported slab, until HRC/P finish product as an output of direct Hot Strip Mill (HSM) main line or output of finishing process such as Shearing Line Number 1 (SL 1),Shearing Line Number 2 (SL 2) and Hot Skin Pass Mill (HSPM). Processes from order placement to order to cast in the SSP is not included into the term of lead time referred this final project . As well as the processing time after HRC/P finish product such as an administrative process, shipment process to customers are not included Supporting tools such Value Stream Mapping (VSM) is used. VSM is a tool that helps to see and understand the flow of material and information as a product makes its way through the value stream. Base on interview, observation, time motion study from the shop floor and paper work as a collecting data methods. Current state VSM was drawn base on data collected. From the current state VSM, different waste in some areas were identified. Large inventory work in process (WIP) in the finishing line and entry Scarfing area, low time utilization and low yield at finishing line, low productivity at Scarfing area and also some bottleneck in processing station at finishing line and


Scarfing area which affect to increasing materials waiting time.Lean Manufacturing System is applied to eliminate wastes. Some solutions are recommended to reduce lead time, such as implementation of Total Productive Maintenance (TPM) to increase time utilization at SL 1, SL 2 and HSPM, improvement storage management at work in process (WIP)warehouses, improvement scheduling program, improvement wage employees system at Scarfing area and some others. The implementation of recommendation will be resulted in the creation of a future state VSM. The future state VSM shows the process as it should be in the future after implementing some specific changes. The most important step is to make the future state VSM work in practice and got the corresponding results, reducing lead time. Lead time production of HRC/P will be potentially decrease by 27.31% for product family A, 12% for product family B, 34.17% for product family C and 10.5% for product family D. Several recommendation have been implemented by the company.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Prof. Togar M Simatupang, Editor: Taupik Abidin

File PDF...