Path: Top > S1-Final Project > Physics-FMIPA > 2009

PEMODELAN DUA DIMENSI RESERVOIR GEOTERMAL SISTEM DUA FASA MENGGUNAKAN METODE FINITE DIFFERENCE

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 11:45:13
Oleh : TONI ALCHOFINO (NIM 10205013); Pembimbing: Dr. Eng. Alamta Singarimbun, S1 - Department of Physics
Dibuat : 2009, dengan 7 file

Keyword : eservoir geotermal, sistem hirdotermal, fluida dua fasa, dominasi air, kulitas uap/dryness.

Reservoir geotermal merupakan bagian dari sistem geotermal yang menjadi area utama dimana energi geotermal secara langsung dieksploitasi. Bagian ini terdiri atas struktur batuan, sistem hidrologi dan sumber panas serta melibatkan aliran massa dan energi. Dalam pengelolaannya, diperlukan suatu model reservoir geotermal, hal ini terutama ditujukan untuk memprediksi performa reservoir dari waktu ke waktu. Model reservoir yang tepat akan dihasilkan melalui pemodelan dengan pendekatan yang mencerminkan keadaan sesungguhnya di alam. Beberapa studi mengenai pemodelan geotermal reservoir terutama sistem dua fasa telah banyak dilakukan, di antaranya menghasilkan simulator reservoir berbasis metode integrasi. Pada penelitian ini, dilakukan pemodelan menggunakan metode diferensiasi yaitu metode finite difference dalam upaya membangun suatu simulator berbasis metode diferensiasi yang dapat memberikan gambaran distribusi parameter fisis reservoir terutama tekanan dan entalpi.

Dalam pemodelan reservoir ini, fluida reservoir geotermal dianggap fluida dua fasa dengan kondisi awal adalah dominasi air. Oleh sebab itu, fasa yang sangat mempengaruhi dinamika fluida dan aliran energi terutama adalah fasa cair. Perumusan persamaan kesetimbangan massa dilakukan dengan menerapkan kondisi semi inkompresibel. Pemodelan dilakukan untuk kondisi sistem geotermal tertutup dimana tidak terjadi aliran massa yang masuk maupun keluar reservoir namun suplai energi secara kontinu tetap diperoleh dari dinding-dinding batas reservoir. Pemodelan akan memberikan gambaran perubahan distribusi nilai tekanan dan entalpi reservoir terhadap waktu. Hasil yang diperoleh akan dibandingkan dengan hasil penelitian lainnya berdasarkan studi literatur. Kondisi tanpa massa yang masuk dan keluar menyebabkan distribusi tekanan di dalam reservoir kuasi statik terhadap waktu. Hasil pemodelan menunjukkan adanya peningkatan kualitas uap/dryness apabila suatu reservoir hidrotermal tertutup mendapatkan suplai energi yang konstan dan besar. Meningkatnya jumlah uap terutama karena meningkatnya entalpi dan tekanan reservoir yang kuasi statik.

Deskripsi Alternatif :

Geothermal reservoir is a prime part of geothermal system which it's energy directly exploited. This part's included hydrologic system, geologic's structure, heat source, and involve mass and energy transport. It is necessary to have geothermal reservoir model in order to predict reservoir performances during the time. A proper reservoir model will be resulted by appropriate modelling which approximation delineates the nature. Several studies of two phase geothermal reservoir modelling have been conducted by scientists and engineers and some of them resulting reservoir simulator based on integration method. In this paper, the modelling is build based on finite difference method in order to build a simulator that's able to delineate reservoir's physics parameters such as enthalpy and pressure distribution.

In this modelling, geothermal reservoir is assumed to be in closed system without any mass in or out from reservoir, and the energy are received continously from reservoir's boundaries. Geothermal reservoir's fluids are considered to be twophase fluids and the initial condition of the fluids are water dominated. Therefor, liquid phase will be dominantly influences the fluids's dynamic and energy transport. Then, the mass and energy conservation formula of this modelling can be governed within semi incompressible conditions. The results will be in pressure and enthalpy distribution changes during the time, and will be compared with other researches through literature study. Closed system conditions of geothermal reservoir causes the reservoir pressure to be quasi static of time. The result indicates the increasing of vapour quality/dryness if closed hydrothermal systems supplied by constant and abundance energy. The dryness increase esspecially in response to pressure's quasi static of time and enthalpy increasing.


Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Dr. Eng. Alamta Singarimbun, Editor: Vika A. Kovariansi

File PDF...