Path: Top > S1-Final Project > Industrial Engineering-FTI > 2017

PENGELOMPOKAN ELEMEN KERJA PEMBUATAN KOMPONEN FUSELAGE PESAWAT 235 PT DIRGANTARA INDONESIA MENGGUNAKAN METODE LINE BALANCING DALAM PERENCANAAN PENINGKATAN TARGET PRODUKSI

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 11:39:11
Oleh : TIURMA YULANDA P BUTARBUTAR (NIM : 13413023), S1 - Department of Industrial Engineering
Dibuat : 2017-09-19, dengan 1 file

Keyword : Lintas perakitan, model penyeimbang lintas perakitan, minimasi waktu stasiun terlama.

PT Dirgantara Indonesia merupakan industri pesawat pertama dan satu-satunya di Indonesia. Perusahaan ini bergerak dibidang pembuatan struktur pesawat, perakitan dan pembuatan kebutuhan militer dan sipil. Salah satu produk andalan perusahaan ini adalah pesawat CN 235 karena pesawat ini merupakan pesawat dengan jumlah permintaan terbanyak dibandingkan dengan jenis pesawat lainnya. Dalam menjalankan proses produksi, PT Dirgantara sering kali belum bisa melakukan pengiriman produk tepat pada waktunya. Keterlambatan pengiriman tersebut salah satunya dipengaruhi oleh keterlambatan penyelesaian proses pada bagian component assembly. Bagian ini merupakan bagian kritis dalam penyelesaian pembuatan pesawat karena memiliki proses terbanyak dan waktu penyelesaian terlama khusunya pembuatan fuselage.


Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan pada component assembly sama dengan waktu penyelesaian pekerjaan pada fuselage. Saat ini, perusahaan mampu menyelesaikan pembuatan fuselage dalam 433 jam, sementara agar dapat memenuhi permintaan, perusahaan harus mampu menyelesaikan pekerjaan pembuatan fuselage dalam 360 jam. Keterlambatan yang terjadi pada bagian ini salah satunya dipicu oleh ketidakadaaan pembagian elemen kerja pada setiap operator yang akhirnya juga akan mempengaruhi ketidakmerataan beban pada pekerja. Ketidakmerataan beban pada pekerja akan menyebabkan ketidaklancaran pada lintasan perakitan dan keterlambatan dalam pemenuhan permintaan.


Model yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah model matematis yang dikembangkan dari model acuan oleh Bricker dan Juang (1997). Model ini akan menghasilkan alokasi elemen kerja pada setiap stasiun yang sekaligus kepada operator. Pengembangan pada model ini dilakukan pada fungsi tujuannya, dimana fungsi tujuan model acuan adalah minimasi jumlah stasiun dan fungsi tujuan yang diinginkan adalah minimasi waktu stasiun terlama.




Pengembangan model tersebut akan menghasilkan solusi pada setiap jig pembuatan komponen fuselage yaitu fairing MLG LH, fairing MLG RH, rear fuselage, fuselage integration, nose structure, rear cone dan center fuselage. Solusi yang dihasilkan tersebut memberikan waktu usulan penyelesaian yang lebih kecil dari kondisi aktual 433 jam menjadi 104 jam dan penurunan nilai smoothness index dari 492.2 menjadi 21.116. Penurunan smoothness index akan menjadi indikator peningkatan kelancaran pada lintas perakitan usulan dibandingkan dengan lintas perakitan aktual. Hal tersebut dapat dilihat dari efisiensi lintasan yang bertambah dari 61.39% menjadi 93.84%. Solusi yang diperoleh dari pengembangan model matematis akan memberikan hasil yang lebih baik dibanding dengan sistem aktual saat ini.

Deskripsi Alternatif :

PT Dirgantara Indonesia is the first and only aircraft industry in Indonesia. The company is engaged in the manufacture of aircraft structure, assembly and manufacture for military and civilian needs. One of the company's main product is the CN 235 aircraft because it is the plane with the highest number of demand than other products. In the production process, PT Dirgantara is often unable to deliver products on time. Delayed delivery is influenced by the delay of the completion process on component assembly. This section is a critical part in the completion of the manufacture of aircraft because it has the most process and the longest settlement time especially on fuselage making.


The time required to complete the work on the component assembly is equal to the completion time of work on the fuselage. Currently, the company is able to complete fuselage manufacture in 433 hours, while in order to meet demand, the company must be able to complete the work of making fuselage in 360 hours. The delay in this part is triggered by the lack of division of work elements in each operator which will also affect the inequality of the load to the workers. The inequality of the load on the worker will cause an unfluence on the assembly line and the delay in demandÂ’s fulfillment.


The model that used in this research is a mathematical model, developed from the reference model by Bricker and Juang (1997). This model will result in allocation of work elements on each station that at once to the operator. Development on this model is done on the objective function, where the objective of the reference model is the minimization of the number of stations and the desired objective function is the longest station time minimization.


The development of the model will produce a solution on every jig of fuselage component making that is MLG LH fairing, fairing MLG RH, rear fuselage, fuselage integration, nose structure, rear cone and center fuselage. The resulting solution gives the proposed settlement time smaller than the actual condition of 433 hours to 104 hours and the decline of the smoothness index value from 492.2 to 21.116. Decreasing the smoothness index will be an indicator of increased fluidity across the assembly line of proposals compared to actual assembly lines. It can be seen from the efficiency of the line that increased from 61.39% to 93.84%. Solutions obtained from the development of mathematical models will provide better results than the actual system at this time.


Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Ir. Rachmawati Wangsaputra, MT.,Ph.D.
    , Editor: PKL-SMK

File PDF...