Path: Top > S2-Theses > Civil Engineering-FTSL > 2005

ANALISIS DISPARITAS PENGEMBALIAN INVESTASI BERDASARKAN MEKANISME PENENTUAN TARIF TOL OPTIMUM DENGAN TARIF TOL TETAPAN PEMERINTAH Studi Kasus : Rencana Pembangunan Infrastruktur Jalan Lingkar Paling Luar Jakarta ( JOORR )

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:23:27
Oleh : TEUKU MUHAMMAD RIDWAN [NIM : 25002043]; Pembimbing: Prof. Ir. Ofyar Z. Tamin, M.Sc.(Eng), MIHT, Ph.D, , S2 - Civil Engineering
Dibuat : 2005, dengan 6 file

Keyword : demand elasticity, vehicle operational cost, toll tariff, inelastic assignment, elastic assignment, payback period, discounted payback
Nomor Panggil (DDC) : T 625. 706 81 RID

Dewasa ini penyediaan infrastruktur transportasi, khususnya penyediaan prasarana jaringan jalan di perkotaan seperti di beberapa kota besar di Indonesia semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan dinamika penduduk. Hal ini menyebabkan keterbatasan pihak Pemerintah dalam pembiayaan pembangunan, maka salah satu upaya yang dilakukan adalah mengundang sektor swasta berperan serta dalam usaha pembiayaan jaringan jalan, khususnya jalan tol. Keputusan sektor swasta untuk melakukan investasi jalan tol sangat tergantung pada kelayakan finansial dibandingkan dengan alternatif-alternatif lain (kelayakan ekonomi). Salah satu parameter kelayakan finansial yang umum dipertimbangkan oleh pihak investor swasta adalah jaminan ketepatan waktu atau masa pengembalian investasi selama masa konsesi. Salah satu indikator jaminan ketepatan waktu pengembalian investasi adalah besaran harga tarif tol. Masalah tarif merupakan salah satu kendala dalam investasi jalan tol di Indonesia. Saat ini, penetapan tarif jalan tol oleh Pemerintah belum terdapat pedoman yang jelas berapa persen terhadap biaya keuntungan biaya operasi kendaraan (BKBOK). Maka dari sisi pihak swasta membutuhkan suatu penetapan model penentuan tarif tol optimum yang dapat memaksimumkan pendapatan. Penentuan tarif tol optimum dimaksud berupa suatu model matematis yang berdasarkan prinsip teori elastisitas permintaan (price elasticity demand), yaitu apabila harga dinaikkan, permintaan akan mengalami penurunan. Adapun maksud dan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara deskriptif sejauh mana disparitas pengembalian investasi berdasarkan penggunaan mekanisme sistem penentuan tarif tol optimum dengan sistem tarif tol Pemerintah pada rencana pembangunan jalan lingkar paling luar Jakarta (Jakarta Outer Outer Ring Road) skema pentahapannya. Obyek penelitian yang ditinjau adalah pada rencana pengembangan jaringan jalan tol lingkar paling luar Jakarta (JOORR) di kawasan Jabodetabek dengan masa analisis selama 30 tahun, dimulai tahun 2020 sampai dengan tahun 2050. Sebagai pendekatan model, perhitungan biaya operasi kendaraan pada model penentuan tarif tol Pemerintah menggunakan model BOK yang dikembangkan oleh PCI, sedangkan pada model penentuan tarif tol Optimum menggunakan model BOK yang dikembangkan oleh LAPI ITB. Untuk memprediksi permintaan perjalanan, kedua model penentuan tarif tol tersebut menggunakan program perangkat lunak SATURN. Pada model penentuan tarif tol Pemerintah digunakan modul SATASS (pembebanan in-elastis), sedangkan pada model penentuan tarif tol Optimum digunakan modul SATEASY (pembebanan elastis). Dari hasil analisis dengan skenario kenaikan tarif 7% per 2 tahun dan discount rate 10%, diperoleh disparitas besaran tarif tol dasar pada model penentuan tarif tol Pemerintah, yakni 17 % lebih besar dibandingkan dengan model penentuan tarif tol Optimum. Sedangkan hasil prediksi pengguna jalan tol JOORR hasil simulasi dengan metode pembebanan in-elastis relatif sama (disparitas kecil) dengan metode pembebanan elastis, yaitu 0,024% pada kondisi sebelum adanya kenaikan tarif tol dan 1,38% pada kondisi setelah adanya kenaikan tarif tol. Namun masa pengembalian investasi yang dianalisis dengan metode payback period diperoleh jangka waktu yang relatif sama, yaitu 21 tahun 3 bulan untuk model penentuan tarif tol Pemerintah dan 22 tahun 5 bulan untuk model penentuan tarif tol Optimum. Selanjutnya dengan menggunakan metode discounted payback diperoleh jangka waktu yang relatif sama pula, yakni 21 tahun 4 bulan untuk model penentuan tarif tol Pemerintah dan 22 tahun 6 bulan untuk model penentuan tarif tol Optimum, atau rata-rata selisih 1 tahun 2 bulan.

Deskripsi Alternatif :

The development of transportation infrastructure, particularly in big cities in Indonesia, is needed as a result of the economic growth and population dynamism. However, the funding for the development has becomes one of the constraints for the Indonesian government. The private investment sector, therefore, becomes one of the solutions for such a constraint, particularly for funding the road network development or in particular toll development. As far as the investment in toll road is concerned, the private investors are more interested in looking at the financial feasibility aspect than the other investment aspects, for example: economy aspect. In terms of financial feasibility, one of the parameters referred to by the private investor is the guarantee of the reliability of the investment return during the concession period. One of the indicators in the guarantee of the reliability of the investment return is the tariff toll rate. In fact, the tariff toll rate has been one of the problems in the toll investment in Indonesia. In addition, the government has not made guidance on the percentage of the profit of the vehicle operational cost (PVOC) or a model of optimum toll tariff that can be used by the private investors to maximize their revenue. The model of optimum toll tariff concerns a mathematical model which is based on the price elasticity demand theory in which the demand decreases when the price is increased.The purpose of this study is to identify the disparity range of the investment return on the basis of the system of optimum toll tariff and government toll tariff in relation to JOORR construction. In specific, the study is analyzing the toll construction along the Jabodetabek zone under the infrastructure construction plan of JOORR for as long as 30 years starting from the year of 2020 to 2050. The model used to calculate the vehicle operational cost for the system of government toll tariff is the one developed by PCI, while for the system of optimum toll tariff, the model to calculate the vehicle operational cost is the one developed by LAPI ITB. As for predicting the travel demand, both the SATURN software is used in the two models. In regard with the model for determining the government toll tariff, SATASS (inelastic assignment) module is used whereas the model for determining the optimum toll tariff SATEASY (elastic assignment) module is used. The analysis result shows that with 7% of tariff rise for every two years and with discount rate of 10%, the disparity range of the government tariff toll base is 17% higher than the optimum tariff toll. Under the simulation of inelastic method, the number of JOORR toll users is predicted to be relatively the same or having a small disparity. And under the simulation of elastic method, before the toll tariff rises, the disparity range is 0.024% and the disparity range is 1.38% after the toll tariff rises. With respect to the return of investment period that is analyzed by payback period method, a relatively the same return of investment period is obtained, namely: 21 years and 3 months for the system of government toll tariff and 22 years and five months for the system of optimum toll tariff. Under the discounted payback method, the same analysis result is also obtained where the return of investment period is relatively the same, namely: 21 years and 4 months for the system of government toll tariff and 22 years and 6 months for the system optimum toll tariff, or 1 year and 2 months deviation.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Prof. Ir. Ofyar Z. Tamin, M.Sc.(Eng), MIHT, Ph.D, , Editor: Riezky Novyana

File PDF...