Path: TopS2-ThesesBusiness Administration-SBM2013

USULAN STRATEGI BARU UNTUK MENEMBUS DAN MEREBUT PASAR STUDI KASUS: CHEVROLET INDONESIA

THE PROPOSED NEW STRATEGY TO ATTACK AND GRAB MARKET SHARE CASE STUDY: CHEVROLET INDONESIA

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:31:15
Oleh : TEDY YULI PUSDIONO (NIM: 29110039) Pembimbing : Erman A. Sumirat SE.AK.,M.Buss, S2 - Business Administration
Dibuat : 2013, dengan 6 file

Keyword : Managemen Strategi, TOWS Matrix, Penetrasi pasar.Chevrolet Indonesia

General Motors Indonesia dengan merk dagang Chevrolet telah cukup lama berada di pasar otomotif Indonesia yaitu sejak tahun 1942, namun pada perjalanannya telah


mengalami banyak pasang surut sehingga sekarang ini masih memiliki pangsa pasar yang cukup kecil. Sekitar dekade 70-an, Chevrolet menghilang dari pasar otomotif Indonesia dan digantikan oleh pasar otomotif pabrikan Jepang. Pada tahun 1993 GM memulai kembali pasar Indonesia dengan menggandeng perusahaan lokal (PT Garmak Motor) sebagai joint venture dan pada tahun 1998 GM membeli seluruh kepemilikan sahamnya dan mulai memperluas penetrasi pasar. Namun pada tahun 2005, produksi menurun kembali sehingga akhirnya pabrik perakitan ditutup dan GM Indonesia hanya menjadi kantor pemasaran. Tahun 2011, GM kembali melakukan investasi dengan mengaktifkan pabrik perakitannya di Indonesia untuk mencoba penetrasi dan berusaha merebut pangsa pasar otomotif di Indonesia masih dengan membawa merk Chevrolet. Kondisi pasar otomotif pada masa kebangkitan kembali Chevrolet Indonesia ini sudah sangat kompetitif, sehingga menempatkan Chevrolet Indonesia pada posisi market challenger di tengah pesaing-pesaing besarnya. Situasi ini memaksa Chevrolet Indonesia untuk memiliki sebuah strategi managemen yang baru dalam menghadapi segala kemungkinan yang berdampak pada bisnisnya. Langkah-langkah untuk merumuskan managemen strategi tersebut antara lain dengan melakukan analisis faktor lingkungan eksternal (EFAS) dan analisis faktor internal (IFAS). Dari matriks TOWS ini diturunkan kedalam empat pilihan yang menjadi dasar untuk memilih solusi yang dapat di implementasikan pada Chevrolet Indonesia. Prioritas dari ke empat solusi dari matriks TOWS tersebut adalah sebagai berikut: Weakness – Threat Strategy, Strength – Threat Strategy, Weakness – Opportunity


Strategy dan Strength – Opportunities Strategy.


Hasil dari analisis strategy matriks TOWS tersebut di atas akan di jadikan dasar dalam merumuskan managemen strategibaru bagi Chevrolet Indonesia untuk menembus dan


merebut pangsa pasar dalam industri otomotif

Deskripsi Alternatif :

General Motors Indonesia (GM) with the trademark Chevrolet has been known in the Indonesian automotive market since 1942. During its journey, GM has had many ups and downs conditions that made it still has a small market share in Indonesia. Around the 70's, Chevrolet disappeared from the Indonesian automotive market and replaced by Japanese manufacturers automotive market. In 1993 GM restarted the Indonesian market by cooperating with a local company (PT Garmak Motor) as a joint venture, and in 1998 it acquired the entire shareholders and began to expand its market penetration. However, in 2005 market and production fell again and eventually closed its assembly plant and GM Indonesia became a marketing office only. In the 2011 GM re-invested by activating assembly plant in Indonesia and trying to penetrate and capture market share in the Indonesian automotive with the same Chevrolet brand.


Indonesia’s automotive market conditions at revival period of the Chevrolet Indonesia is very competitive, and put Chevrolet Indonesia as the market challenger in the middle of its giant competitors. This situation forcedChevrolet Indonesia to have a new strategic management to overcome all possibility that might affect its business Steps to formulate management strategies such as the analysis of internal factors analysis (IFAS) and external environmental factors (EFAS), which is got from SWOT analysis and comparing with Porter’s generic strategy to obtain the TOWS matrix. From the TOWS matrixderived into four optional solutions which can be implemented at


Chevrolet Indonesia. Priority of the four solutions of the TOWS matrix is as follows: Weakness – Threat Strategy, Strength – Threat Strategy, Weakness – Opportunity Strategy and Strength – Opportunities Strategy. Results of the analysis TOWS matrix strategy mentioned above will be made the basis for formulating the new strategic management for Chevrolet Indonesia to attack and grab market share in automotive industry.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Erman A. Sumirat SE.AK.,M.Buss, Editor: Taupik Abidin

File PDF...