Path: TopS1-Final ProjectPhysics-FMIPA2013

PERBANDINGAN METODE SPATIAL AUTOCORRELATION (SPAC) DAN METODE FREQUENCY WAVENUMBER (FK) DALAM MENENTUKAN PROFIL KECEPATAN GELOMBANG S DARI TANAH

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 11:45:17
Oleh : TAUPIK OCTAVINALDI NURPRATAMA (NIM : 10208064); Pembimbing : Gunawan Handayani, MSCE, Ph.D, S1 - Department of Physics
Dibuat : 2013, dengan 7 file

Keyword : Gelombang Rayleigh, Mikrotremor, Frequency wavenumber (FK), Spatial autocorrelation (SPAC)

Gelombang permukaan merupakan salah satu jenis gelombang seismik yang menjalar pada medium permukaan bumi. Gelombang permukaan dapat dibagi menjadi dua macam berdasarkan gerak partikelnya, yaitu gelombang Rayleigh dan gelombang love. Gelombang Rayleigh memiliki sifat dispersi (menyebar) yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan geoteknik dalam mencitrakan struktur lapisan di bawah permukaan bumi. Salah satu metode yang memanfaatkan karakteristik unik gelombang Rayleigh adalah metode array mikrotremor. Mikrotremor merupakan getaran alami yang dihasilkan oleh aktifitas alam (seperti gempa bumi, angin, gelombang laut) atau aktifitas manusia (seperti lalu lintas kendaraan, kegiatan industri). Metode ini lebih efisien jika dibandingkan dengan metode seismik konservatif (downhole, well-logging, dan lainnya) yang memanfaatkan gelombang badan karena metode ini tidak memerlukan lubang dalam pengerjaannya. Selain itu metode ini tidak perlu menghentikan aktifitas manusia sehingga metode ini cocok diterapkan di lingkungan perkotaan. Terdapat dua metode dalam pengukuran mikrotremor, yaitu metode spatial auto-correlation (SPAC) dan metode frequency-wavenumber (FK). Kedua metode ini membutuhkan sensor (geophone) dalam pengukurannya, setidaknya tujuh untuk metode FK dan empat untuk metode SPAC, dan membetuk sebuah array. Array yang biasa digunakan yaitu array yang berbentuk lingkaran atau segitiga sama sisi. Kedalaman yang dapat diinvestigasi bergantung pada besarnya radius pengamatan. Pada tugas akhir ini terdapat perbedaan pada penetrasi kedalaman yang dapat diukur antara metode FK dan metode SPAC. Selanjutnya, dari pengolahan data menggunakan software geopsy dan dinver akan didapatkan kurva dispersi dan profil kecepatan gelombang S. Profil kecepatan gelombang S didapat dari proses inversi kurva dispersi menggunakan software dinver. Setelah mendapatkan profil kecepatan gelombang S, struktur geologi bawah permukaan dapat segera ditentukan.

Deskripsi Alternatif :

Surface waves is one type of seismic waves that propagates at medium of earth’s surface. Surface waves can be divided into two types based on the motion of the particles, the Rayleigh waves and the love waves. Rayleigh waves has a dispersion (spread) properties that can be used for geotechnical purposes of imaging the subsurface structure of the earth. One method that utilizes the unique characteristics of Rayleigh waves is microtremor array method. Microtremor is a natural resonance produced by the natural activities (such as earthquakes, wind, ocean waves) or human activities (such as traffic, industrial activities). This method is more efficient than conservative seismic methods (downhole, well-logging, and others) that utilize body waves because this method does not require holes in the process. Moreover, this method does not need to stop human activities so that the method is suitable to be applied in urban environments. There are two methods in microtremor measurements, thw spatial auto-correlation (SPAC) method and the frequency-wavenumber (FK) method. Both of these methods require sensors (geophones) in measurement, at least seven for FK method and four for SPAC method, and set up a an array. Array commonly used is a circular array or an equilateral triangle array. Depth can be investigated depending on the size of the observation radius. In this thesis, there is a difference in the penetration depth can be measured between FK method and The SPAC method. Furthermore, from data processing using software geopsy and dinver be obtained dispersion curves and S-wave velocity profiles. S-wave velocity profiles obtained from the inversion of the dispersion curves using software dinver. After obataining the S-wave velocity profiles, the structure of the subsurface can be immediately determined

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Gunawan Handayani, MSCE, Ph.D, Editor: Alice Diniarti

File PDF...