Path: Top > S2-Theses > Urban Design-SAPPK > 2014

PERANCANGAN KAWASAN WADUK RIA-RIO SEBAGAI RUANG TERBUKA PUBLIK DENGAN PENDEKATAN PERANCANGAN BERBASIS EKOLOGI

DESIGNING RIA-RIO RESERVOIR AREA AS PUBLIC OPEN SPACE WITH URBAN ECOLOGY-BASED DESIGN APPROACH

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-11-27 10:24:49
Oleh : TANTIA HARIYANI (NIM : 25611009), S2 - Urban and Regional Planning
Dibuat : 2014, dengan 9 file

Keyword : banjir, ekologi, green network, ruang terbuka hijau publik, Waduk Ria-rio.

DKI Jakarta mengalami perkembangan pembangunan kota yang sangat pesat dan mengalami pertambahan jumlah penduduk yang sangat signifikan setiap tahunnya. Namun, kecepatan perkembangan Ibukota berbanding lurus dengan tingginya tingkat permasalahan kota yang berhubungan dengan kualitas ekologis perkotaan. Terkait dengan permasalahan lingkungan di Ibukota, tahun 2013 lalu, DKI Jakarta mengalami banjir besar yang melumpuhkan aktivitas ekonomi Ibukota selama beberapa hari. Penyempitan waduk, situ, kanal dan sungai utama akibat terhimpit pembangunan menjadi salah satu penyebab rusaknya sistem drainase Ibukota. Salah satu penyebab lain bencana banjir yang terus terjadi di Ibukota adalah kurangnya ruang terbuka publik hijau (RTH) sebagai daerah resapan air, yang berkaitan dengan ruang terbuka publik non hijau sebagai media interaksi sosial masyarakat, apresiasi budaya dan pembentuk karakter kota. Karena itu, diperlukan konsep perancangan ruang terbuka publik di kawasan tepi air perkotaan berbasis ekologi, yang merupakan konsep yang dapat menjembatani ketiga hal tersebut dan menciptakan lingkungan perkotaan dengan kualitas ekologis yang seimbang. Proses identifikasi potensi dan permasalahan perancangan didasarkan pada penentuan elemen, prinsip dan kriteria perancangan yang di dapat dari tinjauan literatur dan studi kasus. Elemen perkotaan yang terkait dengan kawasan perancangan adalah sistem perairan; tata guna lahan; vegetasi dan ruang hijau; ruang terbuka; jalur pejalan kaki dan sepeda; sirkulasi kendaraan dan parkir; bentuk dan masa bangunan, yang kemudian dianalisis mengunakan pendekatan ekologis dengan aspek pertimbangan fungsi ekosistem; perancangan integratif; multifungsi dan diversitas; adaptable; kesehatan dan kesejahteraan; sustainable design; kepekaan terhadap alam; sarat makna; preservasi alam; interaksi manusia-alam; dan interaksi sosial. Kawasan Waduk Ria-rio dalam perancangannya untuk menyeimbangkan fungsi ekologis perkotaan memiliki visi yang akan diterapkan yaitu: "Kawasan waduk Ria-rio dengan ruang terbuka hijau publik di tepi air perkotaan, yang mengembalikan kualitas ekologis perkotaan guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat kota". Visi tersebut menjadi acuan pada lima ide dasar perancangan yaitu, pertama, mengoptimalisasikan fungsi waduk sebagai bagian dari sistem pencegah banjir kawasan dan menjadikan ruang biru sebagai potensi ekologis kota. Kedua, menghadirkan fungsi campuran pada area perancangan yang dapat menarik pengunjung dan menghidupkan aktivitas kawasan. Ketiga, menciptakan green network dan multi-use open space yang terintegrasi ke dalam struktur perkotaan di sekitar. Keempat, mengintegrasikan fungsi antar ruang dengan menciptakan jalur sirkulasi bagi kendaraan, pejalan kaki dan pengguna sepeda pada kawasan perancangan. Kelima, mengatur intensitas bangunan dan menciptakan landmark sebagai focal point kawasan. Tesis ini diharapkan dapat memberi perspektif baru dalam merancang kawasan yang berbasis ekologi dengan memberikan rekomendasi solusi secara komprehensif terkait permasalahan tersebut sehingga dapat membantu mengembalikan kualitas ekologis perkotaan khususnya di DKI Jakarta.

Deskripsi Alternatif :

DKI Jakarta is experiencing massive urban development at a rapid pace with a significant explosion of population every year. How ever, this exponential growth also translates to the ever-increasing issues and challenges related to the quality of urban ecology. In relation to that, last year the capital city suffered from a

collosal flood that immediately paralyzed the entire capital city within just few days. The constriction of main reservoirs, channels, and rivers due to overgrowing urban development has become glaring cause of poor drainage system in the city. Another factor contributing to the flood is the lack of green public space which functions as water catchment area, which in turn relates to public open space as the media for social interaction, cultural appreciation as well as an important factor in developing city's character. Therefore, there is a need for ecology-based concet for green public space in city waterfront, which serves as a concept that could connect the three factors above while also creating an environment with balanced ecology. The process of identifying potentials and issues of the design area is based on determination of elements, principles and criteria generated from literature reviews in case studies. The urban elements related to the design area are water system; land use; green space and vegetation; open space; pedestrian ways and bicycle routes; vehicle circulations and parking system; and building and form massing which were then analyzed using an ecology approach with ecosystem aspect; integrative design; multifunction and diversity; adaptation; health and wellbeing; sustainable desgin; response towards nature; meaningful; nature preservation; interaction between people and nature; and social interaction. The Ria-rio reservoir in its effort to balance the urban ecology function has the following vision to implement: "A reservoir with green public space in a city waterfront, which rejuvenates and returns the quality of urban ecology in order to improve the living quality of its people." The vision then became the main reference in developing five basic ideas for the design; firstly, to optimize the main function of the reservoir as part of the flood-prevention system and using the 'blue space' as the main potential for urban ecology. Secondly, to provide multiple functions on the area that will attract visitors and bring the activities alive. Third, to create a green network and multi-use open space that is integrated to surrounding city structure. Four, to integrate functions between spaces by creating circulation lanes for vehicles, pedestrians and cyclist in the design area. Last but not least, to regulate the intensity of the building and creat a landmark as the focal point. This thesis is expected to provide a new and fresh perspective in designing an ecology-based area by providing comprehensive solutions to the issue, so that will bring back the quality of urban ecology.

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Dr. -Ing. Ir. Widjaja Martokusumo., Editor: PKL-SMK

File PDF...